panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
18 Agustus 2010 | 14:32 wib
Jalur Mudik di Purworejo Rusak Parah
image

Purworejo, CyberNews. Arus mudik yang melintas di wilayah Kabupaten Purworejo pada musim lebaran tahun ini diperkirakan akan mengalami hambatan serius. Pasalnya, sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur utama mudik mengalami kerusakan cukup parah. Hingga kemarin belum ada tanda-tanda akan adanya perbaikan.

Dari pantauan di sejumlah jalur mudik Rabu (18/8), kerusakan paling parah jalur mudik terjadi di sepanjang jalan lingkar utara dan jalan lingkar selatan. Di sepanjang ruas jalan tersebut ditemukan banyak sekali lubang yang cukup dalam dan aspal mengelupas.

Di jalan lingkar utara kerusakan paling parah terjadi di KM 3, tepatnya di sebelah barat traffic light Ponpes An Nawawi Berjan Gebang. Banyak sekali lubang jalan yang membahayakan pengguna jalan.

Lantaran tidak kunjung ada perbaikan dari pemerintah setempat, warga sekitar secara swadaya berinisiatif menutup lubang jalan itu dengan tanah liat. Tujuannya agar tidak terlalu membahayakan para pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.

Dari titik itu ke arah barat juga banyak ditemukan lubang antara lain di Kelurahan Lugosobo, Sucenjurutengah hingga sampai perempatan monumen Ahmad Yani. Jika kondisi itu dibiarkan, maka sangat membahayakan para pemudik. Pasalnya jalur itu menjadi perlintasan kendaraan dari dan atau menuju Semarang-Purwokert0.

Kondisi serupa juga terjadi di sepanjang jalan lingkar selatan Purworejo. Mulai dari perempatan monumen Ahmad Yani hingga pertigaan Don Bosco Borokulon juga banyak sekali ditemukan kerusakan jalan, terutama lubang. Warga juga secara swadaya berinisiatif menutup lubang dengan tanah liat.

Selain kerusakan jalan, di kedua jalur tersebut juga sangat minim lampu penerangan jalan sehingga pada saat melintas malam hari kondisinya sangat gelap. Juga rambu-rambu lalu lintas jumlahnya masih sangat terbatas.

Salah satu warga Sukarno (32) mengatakan, kondisi jalan lingkar utara dan selatan yang memprihatinkan itu terjadi sudah sejak lama. Ironisnya, tidak ada upaya perbaikan menyeluruh, tapi hanya kegiatan perawatan berupa penambalan.

"Kalau hanya ditambal, dilewati truk dan bis saja rusak lagi. Padahal jalur itu memang peruntukannya untuk kendaraan besar," katanya.

Pemkab Purworejo sebenarnya sangat berharap pemerintah pusat tegas mengambil alih status jalan tersebut menjadi jalan negara. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Purworejo, Fathori pernah mengatakan, selama ini perawatan jalan masih
ditanggung Pemkab. Sementara anggaran APBD II terbatas dan tidak memungkinkan untuk perbaikan.

Dulunya jalur lingkar termasuk jalur negara namun kemudian dikembalikan ke Provinsi Jateng dan selanjutnya diserahkan ke Pemkab Purworejo. Namun, secara resmi Pemkab tidak menerima dan mengembalikan status jalur itu ke Pemprov Jateng.

( Nur Kholiq / CN26 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
26 Mei 2012 | 14:34 wib
Dibaca: 8
26 Mei 2012 | 14:21 wib
Dibaca: 16
26 Mei 2012 | 13:50 wib
Dibaca: 173
26 Mei 2012 | 13:25 wib
Dibaca: 212
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER