
Rembang, CyberNews. Warga Leran, Kecamatan Sluke, Kabupetn Rembang, Kamis (12/8) digegerkan hilangnya salah seorang nelayan Leran secara misterius. Perahu dan alat tangkap berupa jaring yang dipakai masih ada. Namun, nelayan warga RT 3/2 Desa Leran yang diketahui bernama Masduki (40) itu, hilang entah ke mana.
Hingga Kamis sore, sekitar 40 warga Leran menggunakan delapan perahu berbeda masih menyisir wilayah perairan Pulau Gosong, Kecamatan Lasem, tempat ditemukannya perahu milik Masduki. Pencarian korban juga melibatkan personil Satpolair Rembang dan aparat Polsek Sluke.
Peristiwa hilangnya Masduki secara misterius itu pertama kali diketahui Abdur Rozak (33), tetangga korban. Sekitar pukul 11.00 siang, dia yang hendak pulang ke Leran tak sengaja melintas di dekat perahu milik Masduki.
Saat itu, dia mengaku bingung melihat perahu milik bapak tiga anak itu dalam keadaan kosong. Masduki yang dipanggil berulang kali juga tak menujukan batang hidungnya. Khawatir terjadi apa-apa, Abdur Rozak pun bergegas pulang, sembari menarik perahu kosong milik Masduki.
Sesampaiya di daratan, ia pun mengontak kepala desa dan tetangga lainnya. Munawir, Kepala Desa Leran begitu menerima kabar langsung berembug dan memutuskan mencari korban hingga ketemu. “Saat ini kami masih terus mencari korban di tengah laut,” ujarnya saat dihubungi Suara Merdeka Cybernews.