
Bandung, CyberNews. Setelah hilang selama satu bulan lebih 5 hari, dua awak pesawat ultra ringan jenis Trike dengan nomor registrasi PK-S 135 ditemukan di sekitar pegunungan Karasak, Kec Cisewu, Kabupaten Garut pada Minggu (8/8) pagi.
Mereka ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Pesawat juga diduga meledak setelah hilang kontak dalam perjalanan Pangandaran-Bandung pada Minggu (4/7) siang bersama satu Trike lainnya. Saat itu, Trike tersebut dipiloti Noto Cipto Nartomo dengan satu penumpang, Panji Goenawan Pasalnya, jasad korban dilaporkan terbakar dan tidak utuh lagi.
Menurut Kapolres Garut AKBP Amur Chandra Juli Buana yang dihubungi pada Senin (9/8) pagi, dugaan korban merupakan awak Trike karena di lokasi ditemukan KTP atas nama Noto berikut puing-puing pesawat.
"Meski demikian, kami harus memastikannya terlebih dahulu bahwa mereka merupakan korban pesawat tersebut di antaranya dibuktikan secara forensik," tandasnya.
Penemuan tersebut, imbuhnya, diketahui pertama kali oleh pegawai Perum Perhutani setempat, Basman saat berjalan-jalan bersama anggota keluarganya. Temuan itu kemudian dilaporkan ke aparat keamanan setempat.
Menurut Amur, evakuasi langsung dilakukan bersama tim SAR gabungan. Hanya saja, lokasi penemuan itu tergolong sulit. "Petugas membutuhkan waktu 7 jam untuk mencapai lokasi dari pos terdekat," jelasnya.
( Setiady Dwi / CN13 )