
Bengkulu, CyberNews. Tiga pekan terakhir ini virus flu burung H5N1 di Bengkulu semakin meningkat. Sedikitnya 475 ekor unggas mati mendadak, diduga ratusan unggas itu terinveksi virus berbahaya tersebut.
Koordinator Pengendalina Flu Burung wilayah Bengkulu, Emran Kuswandi mengatakan, peningkatan virus ini sangat mencemaskan warga di daerah di daerah tersbeut. Menurut dia, sejak 20 Juli hingga saat ini flu burung di Bengkulu telah menjangkiti sekitar 559 ekor unggas.
"Sekitar 475 unggas telah dinyatakan positif dan mati dan sebanyak 84 ekor masih terkapar," kata dia, Jumat (6/8).
Setelah menjangkit unggas di wilayah Kabupaten Kepahiang dan Bengkulu Tengah kini virus tersebut merambah ke Kota Bengkulu hingga mematikan ayam di daerah ini 160 ekor yang fositif terjangkit H5N1 dan sebanyak 84 ayam terpapar.
"Virus yang menyerang ratusan unggas di Bengkulu ini berasal dari ayam lokal yang banyak menjangkiti ayam kampung," lanjutnya.
Kejadian serupa juga masih banyak terjadi di beberapa daerah lain, seperti Kabupaten Kepahiang, Bengkulu Tengah dan Kota Bengkulu. Pemerintah saat ini terus melakukan pemantauan di Kabupaten Seluma, untuk menekan merebaknya virus tersebut.
( Ant / CN27 )