panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
31 Juli 2010 | 12:37 wib
Dua Bunker di Hotel Tembus ke Istana Mangkunegaran Solo
.

 
Solo, CyberNews. Sebagai tempat bersejarah, Kota Solo memiliki beberapa terowongan dan bunker. Itu merupakan warisan atau peninggalan masa penjajahan saat dipakai tempat persembunyian. Salah satunya terdapat di Kusuma Sahid Prince Hotel (KSPH).

Namun, kondisi terowongan di hotel berbintang itu sudah tidak bisa dilihat. Sebab, keberadaannya sudah ditutup pintu dengan posisi berdiri di atasnya.

Berdasar penuturan Public Relation KSPH Tia Kristiyanti, terdapat dua bunker yang tersembunyi di lokasi itu. Letaknya berada di kamar Mawar dan Melati. Kedua kamar itu berdampingan yang terletak di ruang Krobongan atau tengah ndalem. “Jika ada tamu, kami selalu memberi tahu kalau di sini ada terowongan yang kondisinya sudah ditutup pintu. Jadi, setiap tamu yang menginap di kamar ini (Mawar dan Melati) akan diberi tahu secara detil,” kata Tia sambil menunjuk arah
bunker, Sabtu (31/7).

Beberapa tahun lalu, kata dia, manajemen KSPH pernah mengundang pakar sejarah untuk mempelajari keberadaan bunker tersebut. Alasannya, informasi terkait terowongan itu bisa dikembangkan dan selanjutnya akan dijadikan sebagai tempat wisata di Kota Solo. “Namun, selama itu pakar sejarah belum berhasil menelusuri jejak-jejaknya. Sebab, kepemilikan terowongan ini masih bersifat pribadi, bukan milik umum,” terangnya.

Ya, sebelum dibangun hotel, KSPH adalah rumah singgah milik Pangeran Kusumoyudho yang tak lain adalah putra Pakubuwono X dengan garwa ampeyan atau selir kelima KBRAY Retnopurnomo. Rumah tersebut akhirnya diberi nama Ndalem Kusumoyudan yang awal mulanya dibeli dari Istana Mangkunegaran.

Di dalam ndalem itu terdapat ruangan utama yang terdiri atas pendopo, pringgitan, ndalem dan krobongan. “Nah, terowongan itu berada di ruang Krobongan,” imbuh Tia.

Menurut perempuan kelahiran Bandar Lampung itu, pihak KSPH sebenarnya menginginkan bisa menjadikan tempat wisata bagi masyarakat umum. Namun, niat itu seakan sirna karena belum menemukan ahli sejarah yang dapat menceritakan secara
rinci terkait keberadaan bunker tersebut.

Berdasar buku sejarah yang masih tersimpan di KSPH, bunker itu menghubungkan antara KSPH dan Istana Mangkunegaran. “Konon ceritanya untuk menyimpan barang-barang rahasia saat masa penjajahan,” tuturnya.

Dari pantauan Suara Merdeka Cyber News, pintu yang berdiri di atas bunker itu sangat kuat. Kondisinya sudah tertancap dan tidak mudah goyah. Saat dibuka, pintu itu bisa dipakai untuk berdiri dua orang. Nah, saat kaki dihentakkan dibagian bawah pintu, suaranya seperti ruangan kosong.

“Kalau secara pribadi, saya belum tahu berapa panjang bunker yang menghubungkan ke Istana Mangkunegaran. Sebab, di dalam buku panduan tidak menyebutkan itu. Diameter lubang juga tidak disebutkan, namun terowongon itu memang ada,” jelasnya.

Menurut Tia, kedua kamar yang terdapat terowongan itu pernah dipakai untuk menginap Raja Belanda, yaitu Pangeran Bernard dan Ratu Juliana pada tahun 80-an. Bahkan, tempat tidurnya juga masih dirawat dengan baik. Karena itu, lanjut dia, banyak wisatawan Belanda yang datang ke Solo selalu ingin mengetahui keberadaan tempat bersejarah tersebut.

“Mereka (Wisatawan Belanda, Red) banyak yang melihat-lihat. Bahkan ada yang memesan untuk menginapnya. Sejauh ini juga masih disewakan, per malamnya Rp 9 juta,” ujar perempuan berambut lurus itu.

( Arif M Iqbal / CN12 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
Index Berita
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 34288
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 35553
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 35789
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 39857
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 34928
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER