31 Juli 2010 | 00:04 wib | Nasional
Jakarta, CyberNews. Menanggapi semakin besarnya penuntasan kasus suap cek perjalanan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta masyarakat untuk bersabar. Meski Rabu (28/7) lalu batal melakukan ekspose atau gelar perkara, KPK menegaskan pengananan kasus ini belum selesai. "Pimpinan sedang menunggu laporan dari tim," kata Wakil Ketua KPK M Jasin di Gedung KPK, Jumat (30/7).
Dia mengatakan, KPK tidak pernah tergesa-gesa dalam penanganan kasus. Apalagi jika untuk melimpahkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan dan menetapkan seseorang menjadi tersangka. "KPK terus bekerja sesuai UU," katanya.
Sebelumnya, Johan menjelaskan, dalam gelar perkara, tim penyelidik akan membahas mengenai kemungkinan ditetapkannya tersangka baru. Informasi dan data yang sudah diperoleh oleh tim penyelidik akan dipaparkan di depan pimpinan. "Bila kita menemukan dua alat bukti yang cukup, lalu akan masuk ke tingkat penyidikan," kata Johan.
KPK juga mengaku terus mempelajari putusan majelis hakim terhadap terdakwa kasus suap cek perjalanan, Hamka Yandhu (mantan F Partai Golkar) Dudhie Makmun Murod (mantan F PDIP), Endin AJ Soefihara (Mantan F PPP) dan Udju Djuhaeri (FTNI/Polri).
Hingga saat ini KPK belum menetapkan pemberi suap dan pihak yang diduga menjadi penyokong dana lebih dari Rp 24 miliar. KPK juga belum menjerat anggota DPR yang turut menerima suap cek perjalanan.
( Mahendra Bungalan /CN14 )
Powered by Telkomsel Blackberry
Baca Juga
Ungaran, CyberNews. Gempa berkekuatan kecil yang melanda Ambarawa dan sekitarnya, Kamis (2/9) sekitar pukul 18.15 WIB, menggegerkan warga Kota Palagan…
Semarang, CyberNews. PT Jasa Marga Tbk Cabang Semarang selaku pengelola jalan tol di Kota Semarang menyatakan siap menyambut para pemudik yang melintas…
Semarang, CyberNews. Hampir sepekan menjelang Lebaran, harga daging ayam ras (broiler) dan ayam kampung kembali naik. Pantauan Suara Merdeka di beberapa…
Semarang, CyberNews. Keputusan Rektor No 14 Tahun 2010 yang mengatur tentang pemakaian seragam bagi mahasiswa baru angkatan 2010/2011, dosen dan karyawan…
Bandung, CyberNews. Pihak kepolisian menyatakan jalur lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung secara teknis sudah dapat digunakan pada arus mudik dan balik…

© 2009 SUARAMERDEKA.com. All rights reserved.