
Rembang, CyberNews. Ratusan warga Desa Logung dan Logede, Kecamatan Sumber, Kamis malam (29/7) mengamuk. Akibatnya, sebuah warung kopi milik Aris Nurhayati (22), warga Desa Pelemsari, Kecamatan Sumber, ludes terbakar dan rata dengan tanah.
Amuk massa ini dipicu berlarut-larutnya pengungkapan kasus pembunuhan Sugiyanto alias Suri (30), warga Desa Logung yang menikah dan kemudian menetap di Desa Logede.
Kejadian ini bermula saat Sukardi alias David (30) dan To Sutik (30), dua warga Desa Sendangmulyo, Kecamatan Sumber, Kamis sore tiba-tiba terlihat nyekar di makam Suri. Warga yang sejak awal menaruh curiga mereka adalah pembunuh Suri, lantas mengepung makam desa.
Beruntung, saat sekitar dua ratus warga tiba di areal makam, keduanya sudah pergi. Merasa kesal, warga kemudian menggeruduk ke Desa Sendangmulyo dengan mengendarai sepeda motor. Namun sekali lagi, dua orang yang dicari tak ketemu.
Warga kemudian melampiaskan kemarahan dengan membakar warung kopi milik Aris. Aris selama ini dituding menjadi pemicu perselisihan Suri dengan Sukardi, yang berujung pada kematian pria berambut keriting itu.
Sukardi yang ditemui di Mapolres Rembang mengaku sangat tersudut dan hampir frustasi dituduh membunuh Suri. Ia datang nyekar ke makam Suri karena disuruh orang pintar agar kasus tersebut segera terungkap. Sementara Aris, mengancam akan menuntut balik warga dua desa yang telah membakr warung tempat usahanya itu.
Secara terpisah, Kapolres Rembang AKBP Susilo Teguh Rahardjo melalui Kasat Reskrim AKP Sugirman menyebutkan, pihaknya masih terus menyelidiki kasus kematian Suri dengan mengumpulkan alat bukti dan keterangan banyak saksi. “Tuduhan-tuduhan warga masih lemah dan harus dibuktikan,” terangnya.
( Saiful Annas / CN26 )