
Purworejo, CyberNews. Perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Sucen, Kecamatan Bayan, Purworejo kembali memakan korban. Seorang pengendara sepeda motor tewas mengenaskan setelah tertabrak kereta Sawunggalih Jumat (30/7) pagi.
Korban tewas adalah Yulianto Setiawan (21) warga Dusun Kluwahan, Desa Bejiruyung, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion bernomor polisi AA 6939 TM. Sementara, pemboncengnya Sumarlan (43), tetangga Yulianto menderita luka parah dan harus menjalani perawatan intensif di RSUD Saras Husada Purworejo.
Peristiwa naas yang menimpa keduanya terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan itu disebabkan kelalain pengendara sepeda motor.
Tuigiyati (30), warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian menuturkan sebelum terjadi kecelakaan, kereta Sawunggalih yang tengah langsir menuju Stasiun Kutoarjo dari arah utara. Beberapa pengendara kendaraan yang hendak melewati lintasan kereta tanpa palang pintu di Desa Sucen berhenti ketika melihat kerata Sawunggalih.
Pada saat yang sama, sepeda yang ditumpangi Yulianto dan Sumarlan melaju kencang dari arah Kebumen menuju Purworejo. Meski kereta hampir melintasi perlintasan tanpa palang pintu, sepeda motor itu tetap melaju dan mencoba menerobos rel.
“Yang lain pada berhenti semua, tapi orang itu (pengendara Yamaha Vixion) nekat menerobos. Kelihatannya dia terburu-buru,” terangnya.
Sepeda motor berwarna merah itu akhirnya terhantam bagian depan kereta dan terseret hingga sejauh empat meter hingga rusak parah. Kedua penumpangnya ikut terseret. Yulianto yang mengendarai sepeda motor itu tewas seketika karena menderita luka parah di bagian kepala. Adapun Sumarlan mengalami luka di kepala dan beberapa bagian tubuhnya.
Kecelakaan itu kini ditangani oleh Polres Purworejo. Polisi mengamankan sepeda motor yang telah ringsek sebagai barang bukti.
( Nur Kholiq / CN26 )