panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
26 Juli 2010 | 16:58 wib
Pedagang Pasar Rejowinangun Gagal Bertemu Wali Kota

Magelang, CyberNews. Sekitar 20 pedagang Pasar Rejowinangun yang mayoritas wanita, hari ini kembali mendatangi Pemkot Magelang ingin bertemu Wali Kota H Fahriyanto. Mereka mau menanyakan langkah pemkot setelah mereka bertemu pada 19 Juli 2010.

Namun, keinginan mereka tidak membuahkan hasil, karena wali kota sedang dinas ke luar kota. Mereka ditemui Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesra Drs Sudaryanto MM di selasar halaman belakang  kantor pemkot. "Mohon maaf ruang rapat lantai 1 maupun lantai II semua digunakan, jadi saya terima di sini," ujarnya.

Kepada Sudaryanto, mereka mengatakan, kedatangannya untuk menanyakan hasil pertemuan dengan wali kota seminggu yang lalu. Dalam pertemuan itu  pedagang mengajukan tiga tuntutan. Pertama, segera menyelesaikan tahapan lelang pembangunan Pasar Rejowinangun. Kedua, memilih investor yang mau menerima konsep dan harga dari pedagang, dan investor yang sanggup membangun pasar dalam tempo 10 bulan.

Ketiga, pada 26 Juni 2011 atau tepat tiga tahun musibah kebakaran pedagang sudah mendapatkan kembali Pasar Rejowinangun yang baru yang siap ditempati. Jawaban wali kota waktu itu, mendukung tiga tuntutan yang disampaikan para pedagang. Karena mundurnya pembangunan kembali pasar selama dua tahun, juga menyebabkan pemkot tidak mendapat pemasukan dari retribusi dan sebagainya.

Kemudian mengenai usulan supaya pemkot tidak usah mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) menyusul kekalahannnya atas gugatan calon investor PT Karsa Bayu Bangun Perkasa (KBBP) Jakarta di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang, wali kota menjawab, proses banding atas putusan PTUN baru didaftarkan.

Wali Kota H Fahriyanto, menurut Sudaryanto, sedang mengikuti pertemuan Apeksi (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) di Bandung selama satu minggu. "Nanti kedatangan ibu-ibu para pedagang saya laporkan kepada Pak Wali. Rencananya, Pak Wali  yang akan menyampaikannya sendiri," tuturnya.

( Doddy Ardjono / CN14 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
26 Mei 2012 | 12:49 wib
Dibaca: 199
26 Mei 2012 | 12:04 wib
Dibaca: 126
26 Mei 2012 | 11:37 wib
Dibaca: 154
26 Mei 2012 | 11:28 wib
Dibaca: 230
image
26 Mei 2012 | 11:15 wib
Dibaca: 332
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER