
Semarang, CyberNews. Musibah jebolnya pipa milik perusahaan daerah air minum (PDAM) Semarang berukuran 600 milimeter terbuat dari stell dilapisi semen yang melintas di bawah Jembatan Sungai Kreo Desa Kalipancur Kecamatan Ngaliyan menyebabkan sebanyak 12.000 saluran bagi pelanggan saat ini putus. Patahnya pipa sepanjang satu meter dari total panjang 10 meter.
Sehingga membuat warga di Manyaran dan Borobudur kesulitan air bersih karena berhentinya aliran air ke rumah mereka sejak enam hari lalu. Adapun warga saat ini terpaksa membeli air dari sales yang mengedrop ke rumah-rumah untuk kebutuhan minum, mencuci dan mandi bagi warga.
Ka Humas PDAM Saebani mengatakan akibat dari patahnya pipa yang tergerus arus sungai itu selain memutuskan pasokan air ke ribuan pelanggan, pihaknya mengalami kerugian miliaran rupiah. Sebab, diperkirakan apabila diuangkan satu liter air seharga Rp 2.400, padahal kalau lancar, air yang mengalir pada pipa itu memiliki kapasitas 175 liter per detik.
( Yulianto / CN28 )