
Yogyakarta, CyberNews. Setelah serbuan produk dari Cina, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) harus kembali menghadapi keadaan yang tidak menguntungkan. Naiknya tarif dasar listrik (TDL) membuat beban 400 ribu UMKM yang ada di sana semain berat.
Menurut Ketua Paguyuban UMKM DIY, Prasetyo Atmosutijo, naiknya biaya listrik dipastikan semakin menambah beban dan memperburuk keadaan. Pihaknya segera menanggapi hal tersebut dengan mengkaji ulang dampak yang nantinya akan timbul dan mempengaruhi kelangsungan UMKM.
Prasetyo menambahkan, pihaknya akan segera menemui Gubernur DIY untuk meminta perlindungan agar UMKM tetap bisa bertahan. Selain itu, pelaku UMKM menurut rencana juga akan menaikkan harga produk mereka sekitar 20%. Penaikan harga dilakukan karena harga bahan baku yang juga sudah naik.
( MIOL / CN14 )