panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
15 Juli 2010 | 11:36 wib
Dikdas Bantul Siapkan Kurikulum Membatik

Bantul, CyberNews. Untuk melestarikan seni batik yang sarat akan ajaran budi pekerti dan memiliki nilai adi luhung tinggi, Dinas Pendidikan Dasar (Diknas) Kabupaten Bantul, pada tahun ajaran baru 2010/2011 memasukan muatan lokal (mulok) membatik ke dalam kurikulum tersendiri. 

Pembuatan kurikulum ini dilakukan untuk memberikan patokan atau batasan mebatik di sekolah. ''Dikdas Bantul kini telah mempersiapkan kurikulum membatik untuk siswa sekolah di Bantul,'' kata H Sahari, Kepala Dikdas Pemkab Bantul, siang tadi (15/7).

Namun untuk melaksanakan itu, lanjut Sahari, tidak serta merta langsung dilaksanakan dan dipraktekkan di sekolah. Sebab, katanya lagi, sampai saat ini masih dalam tahapan uji publik. Meski kini sudah dilakukan pengenalan tentang seni batik.

Menurut Sahari, pelajaran membatik telah diakukan di SD, SMP dan SMA. Tetapi dari setiap sekolah belum memiliki patokan sendiri, karena sebatas pengenalan sekaligus praktik dasar membatik. Untuk itu pembuatan kurikulum mutlak dilakukan untuk menghasilkan pembelajaran batik yang sesuai dengan jenjang pendidikan.

Selain itu dalam tahap pengenalan, membatik menjadi salah satu mulok yang wajib diajarkan di sekolah-sekolah. Hal ini dilakuan sebagai langkah untuk melestarikan batik sebagai benda peninggalan sekaligus membendung batik asing yang masuk ke Bantul.

''Setelah kurikulum batik terbentuk, kita harapkan dapat segera dilaksanakan pada tahun ajaran baru ini. Tenaga pendidik juga dengan mempersiapkan guru yang ada di sekolah. Memang setiap guru kita wajibkan untuk bisa membatik terutama mengenal dasar-dasarnya,'' katanya menjelaskan. 

Sementara untuk pengenalan tentang seni batik bagi pelajar, kemarin ratusan siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N) 2 Bantul mengikuti pelatihan membatik pada kegiatan masa orientasi siswa (MOS) seiring dengan pemberlakuan batik sebagai muatan lokal wajib tahun ini.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum SMA Negeri 2 Bantul, Suherman mengatakan, sekolah  menyisipkan pelatihan membatik seiring kebijakan Bupati Bantul, Idham Samawi mewajibkan batik sebagai kurikulum muatan lokal di semua sekolah.

Sekolah mulai tahun ini memberlakukan kurikulum membatik untuk kelas X selama 90 menit dalam satu minggu. Materi yang diajarkan berupa teori dan praktik membatik dengan mendatangkan guru dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). "Pengenalan awal kegiatan membatik mendapat animo dari siswa baru. Kami berharap siswa kelak mampu melestarikan batik sebagai seni peniggalan leluhur yang patut kita lestarikan," ujarnya kepada wartawan disela-sela mengawasi siswa yang sedang melakukan MOS.

Selain kegiatan membatik, MOS diisi pengenalan lingkungan sekolah, mata pelajaran, dan outbond. SMA N 2 Bantul tahun ini menerima sebanyak 224 siswa, yang berasal dari Bantul, Kota, dan luar Provinsi Yogyakarta. Sementara itu, Ketua Panitia pelatihan membatik asal UNY Erfina berkata siswa baru kebanyakan tertarik dengan kegiatan itu. Bahkan, beberapa siswa terlihat memiliki kemampuan dasar membatik.

''Kemungkinan siswa telah mengenal cara membatik dari orang tua mereka, karena beberapa sedikit mengenalnya. Bantul terkenal dengan kerajinan membatik yang cukup potensial,'' kata dia.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul menerapkan muatan lokal (mulok) membatik dalam kurikulum sekolah tahun ini. Kebijakan itu dikuatkan melalui SK Bupati No 5A/2010 tentang Batik sebagai Muatan Lokal di sekolah. Sebanyak 374 guru SD/MI telah mengikuti pelatihan bersama sejumlah perajin.

( Sugiarto / CN13 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 12192
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 12907
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 12698
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 15009
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 12276
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER