
Pekalongan, CyberNews. Kenaikan tarif dasar listrik membuat beberapa pabrik es di Pekalongan akan kelimpungan. Karena itu, mereka akan menaikkan harga penjualan es batu untuk perikanan.
"Untuk empat pabrik itu rembukan (berembug) untuk menyesuaikan harga es balok sehingga kenaikan tersebut tidak akan menimbulkan gejolak di kalangan nelayan," kata Rasdjo Wibowo, Wakil Ketua KUD Makaryo Mino, hari ini (12/7).
Menurut dia, kenaikan listrik sebesar 10% menyebabkan biaya produksi melonjak. Sementara, pabrik es yang ada mampu berproduksi sekitar 150 ton es balok per hari.
Dia menjelaskan, kendati kenaikan listrik itu hanya 10%, namun kenyataannya pembayaran dalam sebulan diperkirakan juga akan naik minimal 10%.
"Sekarang ini dalam sebulan biaya untuk listrik mencapai Rp 125 juta. Dengan kenaikan itu, diperkirakan biaya listrik akan meningkat menjadi Rp 140 juta," katanya.
Sedangkan harga es, sampai kini belum dinaikkan yakni p 175.000 per ton. Dengan harga sebesar itu, diyakini tidak akan menutup biaya yang dikeluarkan khususnya untuk biaya listrik.
"Kita tahu, pabrik es itu begitu besar menggunakan listrik. Karena itu, begitu listrik dinaikkan, maka pabrik es akan kelimpungan," tukasnya.
( Trias Purwadi / CN16 )