
Sukabumi, CyberNews. Delapan orang terseret arus Pantai Kadaka, Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Pelabuhan Ratu-Kabupaten Sukabumi, Rabu (7/7). Bahkan, dua di antaranya hilang dan sampai saat masih belum ditemukan.
Kedua korban hilang diketahui bernama Husni Mubarak (18) warga Kampung Bojong Kidul Rt 02/03 Kelurahan Bojong, Kecamatan Bojong, Kabupaten Bogor dan Hadi Firmansyah (20), warga Cilendek Timur, Kecamatan Bogor Barat, Kabupaten Bogor.
Dari informasi, kedelapan orang tersebut tercatat sebagai siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Bogor yang tengah mengikuti ekstrakulikuler pramuka. Sekitar pukul 16.30 WIB kedelapan siswa langsung menceburkan diri ke laut untuk berenang usai kegiatan ekstra.
Tiba-tiba, datang ombak yang cukup tinggi dan langsung menghantam serta menyeret kedelapan orang itu ke tengah laut. Sontak, mereka panik dan langsung meminta pertolongan kepada warga. Namun naas, karena sudah berada di tengah laut, warga sekitar tidak dapat berbuat banyak untuk menolong mereka.
Beruntung, ada petugas Search and Rescue (SAR) Kabupaten Sukabumi yang lantas menolong mereka. Sayangnya, dua dari delapan orang tersebut tidak berhasil diselamatkan sedangkan, enam lainnya berhasil diselamatkan petugas SAR.
Ketua Tim SAR Kabupaten Sukabumi Okih Fajri mengatakan, kedua orang yang hilang terseret arus itu tercatat sebagai siswa MAN I Bogor yang sedang mengikuti ekstrakulikuler pramuka. Rencananya, rombongan itu akan menginap di Pelabuhan Ratu untuk mengisi waktu liburan sekolah.
Ia menambahkan, pihaknya sudah membagi dua tim untuk mencari kedua korban hilang, tim pertama mencari di darat dengan cara menyusuri pantai dan tim kedua mencari menggunakan perahu boat di lokasi di mana dua orang tersebut hilang.
"Sampai saat ini kami belum bisa menemukan mereka, diduga jasad mereka terselip di bebatuan karang, namun melihat cuaca seperti ini, diperkirakan jasad korban belum jauh dari TKP," tambahnya.
( MIOL / CN26 )