
Brebes, CyberNews. Lorenzia Dwi Jayanti (11), warga Tangerang yang dilaporkan hilang telah ditemukan. Korban yang masih duduk di kelas VI SD itu ditemukan keluarganya sendiri di Mall Metropolis, Tangerang.
Korban bersama keluargannya, Senin (5/7) sekitar pukul 17.30 WIB, berada di Mapolres Brebes untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut. Seperti diberitakan sebelumnya, Lorenzia Dwi Jayanti, dilaporkan hilang saat liburan sekolah di rumah tantenya, di Keluruhan Pasar Batang, Kecamatan/Kabupaten Brebes.
Siswi SD Negeri Cibodas, Kecamatan Karawati, Tangerang itu sudah tiga hari ini belum pulang ke rumah. Kondisi itu membuat keluarganya panik dan melaporkan ke polisi.
Tante korban, Zahrotun (37), mengatakan, keponakannya itu ditemukan di Mall Metropolis, Minggu pagi (4/5). Itu setelah keponakannya menghubungi kakaknya yang berada di Tangerang melalui telepon genggam. Mendapat kabar tersebut orang tuanya langsung mendatanginya dan korban akhirnya ditemukan.
"Saat itu keponakan saya baru turun dari angkutan seorang diri di kawasan Mall Metropolis," ujarnya, ditemui di Mapolres Brebes, Senin (5/7).
Sementara itu, Lorenzia Dwi Jayanti menuturkan, kepergian dari rumah tantenya itu berawal saat dia main bersama teman kakaknya bernama Dedy (21), warga Ciledug, Kabupaten Cirebon. Ia mengenal Dedy saat laki-laki itu datang ke rumah tantenya untuk minta nomor telepon kakaknya.
Setelah itu, Dedy berasal dari Desa Pakijangan, Bulakamba itu kemudian mengajaknya jalan-jalan. "Awalnya saya diajak jalan Dedy. Setelah berkeliling, kemudian diajak main ke rumah kakek Dedy di Pakijangan, Bulakamba," tuturnya.
Di rumah kakek Dedy, lanjut dia, dirinya sempat bermalam selama dua malam. Lantaran takut dimarahi tantenya, ia tidak berani pulang ke Pasar Batang. Namun, pilih pulang ke rumah di Tanggerang dengan di antar Dedy. "Saya takut dimarahi, jadi pulang ke Tangerang. Saya ke Tangerang dengan naik kereta api. Setelah sampai, saya menghubungi kakak untuk ketemu di Metropolis," ceritannya.
Orang tua korban, Zahrozah mengaku, bersyukur dan senang anaknya bisa ketemu. Selama ini dirinya mencari kemana-mana, tetapi belum ketemu. Begitu mendapat informasi anaknya di Metropolis, ia langsung mencarinya dan ketemu. "Saya benar benar senang. Kalau masalah ini saya ingin diselesaikan kekeluargaan, karena tidak ada kesengajaan," ungkapnya.
Kapolres Brebes AKBP Beno Louhenapessy melalui Kasat Reskrim AKP Sugeng SH mengatakan, kasus itu sebenarnya bukan anak hilang. Namun, korban keluar rumah bersama teman kakaknya tanpa izin, sehingga membuat keluarga panik. "Saat ini semuanya, baik korban, orang tua dan Dedy sedang dimintai keterangan di Mapolres," ujarnya.
( Bayu Setiawan / CN13 )