panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
04 Juli 2010 | 18:58 wib
Tabrakan Beruntun, Delapan Orang Luka
.

Banyumanik, CyberNews. Peristiwa tabrakan beruntun, kembali terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di depan Tepbek Kodam IV Diponegoro, Minggu (4/7), pukul 04.00 WIB. Kecelakaan itu melibatkan tiga kendaraan yakni Bus Raya AD-1503-AG, Daihatsu Luxio H-8524-ZX dan Toyota Innova B-8954-MC.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, delapan orang harus dilarikan ke rumah sakit terdekat lantaran mengalami luka-luka. Satu di antaranya mengalami luka berat. Ironisnya, peristiwa itu terjadi berselang tiga hari setelah Jalan Perintis Kemerdekaan yang dijuluki jalur tengkorak dilengkapi pembatas jalan.

Korban luka berat adalah Satria Yudistira (5) penumpang mobil Daihatsu Luxio. Selain Satria di dalam mobil tersebut ada Gumilang Ariyadi (30), Lasmi (22) dan Mutiara Nadin, warga Asrama Kebonpolo, Bandarharjo, Ungaran Barat, Kabupaten Ungaran. Ketiganya mengalami luka ringan.

Korban luka ringan lainnya, dokter Rahmi W (40) dan A Rayhansah Haikel W (12), keduanya warga Griya Cipeucang Indah Bogor. Mereka menumpang mobil Toyota Innova B-8954-MC yang dikemudikan EC Herdaryanto (62) warga Grogol Jakarta. Korban luka-luka lain adalah Ira Candra Negara (52) warga Bekasi, Meity Mutiara warga Tangerang Jabar dan Nandra Mahendra (27) warga Bandung.

Berdasarkan informasi dari warga sekitar, peristiwa bermula ketika Bus Raya AD-1503-AG melaju dari arah utara ke selatan. Sampai tempat kejadian perkara (TKP), di depan Kantor Tepbek Kodam IV Diponegoro, bus menabrak pembatas jalan berupa tong yang di cor semen. Sopir bus bernama Iswardyanto (62) warga Randuacir, Salatiga, mencoba mengendalikan kendaraannya.

Namun, bus justru masuk jalur lawan. Pada saat yang bersamaan, dari arah selatan (Ungaran) melaju Daihatsu Luxio warna ungu yang dikemudikan Gumilang Ariyadi.  Melihat ada bus datang dari arah berlawanan, Gumilang membanting setir ke kiri untuk menghindari terjadinya tabrakan.

Tetapi karena jarak sudah dekat, bus menabrak bodi sebelah kanan Luxio dan terus meluncur ke arah selatan dan menabrak Kijang Innova B-8954-MC warna abu-abu yang ada di belakang mobil Luxio. "Tiba-tiba dari arah bawah bus tersebut menabrak pembatas jalan sebelum akhirnya menabrak mobil yang saya bawa," kata Hendaryanto.

Sementara Sumitro, salah satu penumpang Luxio menduga sopir bus mengantuk, sehingga terjadi kecelakaan tersebut. Kasus
kecelakaan itu kini ditangani petugas Satlantas Mapolresta Semarang Selatan. Polisi belum bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan. Sopir bus yang diduga sebagai penyebab kecelakaan juga masih dimintai keterangan.

( Rosyid Ridho / CN16 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
Index Berita
28 Agustus 2014 | 07:58 wib
Dibaca: 8
image
28 Agustus 2014 | 07:46 wib
Dibaca: 51
image
28 Agustus 2014 | 07:34 wib
Dibaca: 104
28 Agustus 2014 | 07:22 wib
Dibaca: 137
28 Agustus 2014 | 07:00 wib
Dibaca: 363
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
12 Agustus 2014 | 16:20 wib
14 Agustus 2014 | 15:50 wib
19 Agustus 2014 | 21:05 wib
15 Agustus 2014 | 15:18 wib
FOOTER