
Jakarta, CyberNews. Pemerintah memastikan akan tetap menaikan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 10% yang akan diumumkan malam ini. Pasalnya, jika kenaikan TDL kembali ditunda maka subsidi listrik akan semakin membengkak.
Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan sebenarnya rencana kenaikan TDL mulai dilakukan 1 Januari 2010 sebesar 15%. Namun, berdasarkan kesepakatan pemerintah dan DPR, kenaikan TDL tersebut ditunda. "TDL ngga naik dari 1 Januari sampai 30 Juni ada tambahan subsidi Rp 6 triliun, yang musti dialokasikan. Kalau 1 Juli TDL ngga jadi naik, kita perlu tambahan subsidi Rp 4 triliun lagi," jelas Agus.
Dia pun meyakini, kenaikan TDL akan berdampak pada laju inflasi yang diperkirakan akan meningkat 0,03%. Namun, pemerintah tetap akan menaikan tarif listrik untuk mencegah pembengkakan subsidi listrik tersebut.
Dalam KTT Negara-negara G20 yang berlangsung di Toronto, Kanada pada 26-27 Juni lalu, Agus menambahkan, sempat dibahas pengurangan subsidi energi terutama dari energi fosil. "Disana dibahas bagaimana subsidi energi bisa dikurangi dan diarahkan lebih ramah lingkungan," ujarnya.
Indonesia sendiri, tambahnya, mempunyai pendapatan dari pajak dan penerimaan bukan pajak (PNBP) sekitar Rp 990 triliun. Dari jumlah tersebut, pemerintah mengalokasikan subsidi energi dan pupuk hingga Rp 201 triliun.
Karenanya, jika pemerintah bisa mengurangi subsidi dampaknya sangat baik untuk kesehatan APBN. "Tapi bukan berarti kita tidak perhatikan yang lemah, akan diatur dalam bentuk bantuan-bantuan langsung," cetusnya.
( Kartika Runiasari / CN13 )