
Jakarta, CyberNews. Pemerintah tidak menyerap dana dari lelang empat seri Surat Berharga Syariah Negara atau sukuk pada Selasa (29/6). Imbal hasil atau yield tinggi yang diminta pasar ditengarai menjadi penyebab tidak diserapnya lelang tersebut.
Berdasarkan siaran pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, total penawaran yang masuk mencapai Rp 474 miliar. Yakni terdiri atas seri IFR0003 dengan jumlah penawaran yang masuk Rp 246 miliar, dengan yield antara 8-9,5%. Kemudian, seri IFR0005 dengan jumlah penawaran yang masuk Rp 156 miliar dan yield antara 8,28125 sampai 9,25%.
Untuk seri IFR0006 jumlah penawaran yang masuk mencapai Rp 61 miliar, dengan yield antara 9,9375 sampai 11,03125%. Terakhir, seri IFR0007 jumlah penawaran yang masuk Rp 11 miliar, dengan yield 9,78125%.
( Kartika Runiasari / CN14 )