
Magelang, CyberNews. Banyak orang meremehkan mebel yang terbuat dari bambu. Namun siapa sangka jika mebel bambu bisa menembus pasar ekspor. Mebel ini juga bisa bertahan sampai 20 tahun.
Hal ini karena Mebel Cebongan yang membuka cabang di Semen, Salam, Kabupaten Magelang menggunakan mebel khusus. Mereka menggunakan bambu petung kuning, bambu wulung, apus kuning serta bambu tutul.
Bambu-bambu tersebut memiliki warna khas dan tidak sama dengan bambu jenis lainnya. Dengan demikian, pengrajin bisa membuat warna bambu beragam mulai hitam, kuning, tutul, bahkan mebel jenis variasi. "Kita manfaatkan keunggulan masing-masing bambu. Hal ini memberi konsumen pilihan menarik. Mereka bisa memilih warna sesuai selera," kata Suryanto, karyawan Mebel Cebongan.
Menurut dia keempat jenis bambu itu bisa dibuat puluhan model mebel mulai kursi tamu biasa, kursi taman, kursi istirahat bahkan kursi sudut. Kursi sudut ini masih diberi banyak variasi mulai model Kudus, Bali, variasi hingga model kipas.
Konsumen juga bebas memilih warna karena pengrajin memiliki empat jenis bambu dengan warna dan jenis berbeda. Selain itu, Mebel Cebongan juga membuat puluhan kerajinan lain berbahan bambu seperti lampu hias, dan peralatan dapur.
Selain membuka di Salam, mebel Cebongan juga memiliki usaha serupa di Sleman, Boyolali dan Klaten. Selama ini pemasaran tidak hanya sebatas Jateng dan DIY semata. Banyak wisatawan asing yang sudah berlangganan.
Suryanto mengatakan pembeli asing yang sudah berlangganan adalah Belanda, China, Jepang, Amerika Serikat serta Malaysia. "Mebel yang mereka pesan biasanya berbeda dengan yang kami jual di pasar lokal," kata dia.
Pembeli asing biasanya memilih mebel yang berukuran besar dan berkualitas tinggi. Mereka datang sambil membawa gambar model lalu minta dibuatkan. Hal ini menuntut para perajin untuk lebih terampil dan cekatan dalam menangkap peluang.
( MH Habib Shaleh / CN13 )