
Jepara, CyberNews. Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum, Desa Bandungharjo, Donorojo, Jepara, KH Ubadillah Nur Umar dengan tegas menolak jabatan Rais Syuriyah PC NU masa khidmah 2010-2015. "Dengan amat sangat, saya menolak untuk dicalonkan," tegas Ubaidillah. Ubed, panggilan Ubaidillah, memperoleh suara terbanyak pada putaran pertama pemilihan Rais Syuriyah di Lantai II Gedung NU Jl Pemuda No 51 Jepara, Minggu (27/6) dini hari.
Pada pemilihan putaran pertama dengan hak pilih 16 Majelis Wakil Cabang (MWC), Kiai Ubed mendapatkan dukungan delapan suara, Rais Syuriyah masa khidmah 2005-2010 (incumbent) KH Ahmd Cholil (Desa Bakalan, Kalinyamatan) enam suara, dan KH Muhsin Ali (Budel, Kedung) dua suara. Sesuai tata tertib Konperensi Cabang (Konpercab) ke 30 NU Kabupaten Jepara, yang berhak maju ke putaran kedua adalah calon yang mendapat dukungan minimal lima suara. Sehingga, yang berhak maju adalah Kiai Ubed dan Kiai Cholil. Dengan mundurnya KH Ubadillah, secara otomatis KH Ahmad Cholil ditetapkan terpilih secara aklamasi.
Dengan demikian, duet Pimpinan NU Cabang Jepara (2005-2010) Rais Syuriyah KH Ahmad Cholil dan Ketua Tanfidziyah H Nuruddin Amin, memperpanjang masa khidmah lima tahun ke depan.
( Sukardi / CN14 )