panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
27 Juni 2010 | 16:10 wib
Antisipasi Kebakaran, Agen Elpiji Dipantau Khusus

Purworejo, CyberNews. Memasuki musim kemarau, sejumlah tempat di Purworejo diwaspadai sebagai daerah rawan kebakaran. Namun, dengan munculnya berbagai kasus tabung gas elpiji yang meledak di beberapa daerah, Kantor Kesbangpolinmas, agen elpiji mendapat pemantauan khusus.

"Kami sedang mendata jumlah penjual dan agen elpiji yang ada di Kabupaten Purworejo. Pendataan itu untuk memetakan potensi-potensi kebakaran yang bisa saja terjadi setiap saat pada musim kemarau," ujar Kepala Kantor Kesbangpolinmas Drs Agus Budi Supriyanto yang dimintai konfirmasi melalui Kasi Linmas Hardoyo.

Lebih lanjut dijabarkan Hardoyo, pihaknya secara khusus mengawasi empat jenis lokasi yang rawan kebakaran saat musim kemarau. Keempatnya adalah pasar, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan penjual elpiji, kawasan hutan, serta gedung pemerintahan.

Perhatian Khusus

Pasar, pom bensin dan penjual elpiji mendapat perhatian utama karena tingkat kerawanannya yang cukup tinggi. Pom bensin dan penjual elpiji merupakan tempat yang mudah terbakar jika timbul percikan api. Sementara, sejumlah pasar memiliki sejarah kebakaran. Hardoyo menerangkan terdapat 11 SPBU di kawasan Purworejo.

Tiga pasar yang mendapat perhatian pencegahan kebakaran adalah Pasar Baledono, Suronegaran dan Kutoarjo. Pasar Suronegaran pernah terbakar akibat konsleting pada 2006. Saat itu kebakaran menghanguskan hampir semua kios dan lapak di pasar itu. Tiga pasar besar di Purworejo itu sudah dilengkapi sarana penanggulangan bencana kebakaran seperti hidran.

“Risiko kebakaran saat musim kemarau cenderung lebih tinggi. Namun, kami sudah menyiapkan semuanya untuk menghadapi bahaya kebakaran,” katanya.

Selain itu, semua gedung pemerintah, bank, BUMN dan BUMD juga mendapat perhatian utama dalam penanggulangan kebakaran. Meski semua gedung itu sudah dilengkapi alat pemadam api ringan (apar), Kesbangpolinmas hingga kini belum pernah mencobanya. Akibatnya, sarana itu belum teruji dengan maksimal.

( Nur Kholiq / CN27 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 5677
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 6330
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 6121
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 7636
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 5894
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER