
Kulonprogo, CyberNews. Sebanyak lebih dari 38 kios di antara pertigaan gapura jalan masuk Dusun Kenteng, Desa Demangrejo, Kecamatan Sentolo mangkrak. Bangunan yang diduga berdiri puluhan tahun silam itu, kini hanya ditempati empat pengusaha saja.
Terlihat di lokasi sebanyak 20 kios setengah jadi dan 18 kios sudah lengkap berpintu kini ditumbuhi rumput-rumput liar. Selain tidak adanya MCK dari penyedia bangunan, minimnya penerangan lampu membuat para pengusaha enggan untuk menyewanya. Diperkirakan kerugian dari pemilik bangunan mencapai ratusan juta rupiah.
Saat ini bangunan itu hanya ditempati penjual sepeda motor, bengkel tambal ban, penjual sper pad kendaraan, dan jual beli peralatan kesehatan. Rata-rata mereka mengaku sepi pembeli meski posisi bangunan berada di sebelah selatan jalan Wates-Yogyakarta yang menghubungkan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.
Poniman (45) pemilik bengkel tambal ban mengungkapkan dia menempati kios berukuran 4 x 4 meter tersebut disewakan oleh adik kandungnya.”Saya hanya tinggal menempati untuk usaha dengan penghasilan rata-rata Rp 30 sampai Rp 40 ribu per hari,” ungkapnya, Selasa (22/6).
Menurutnya, ada empat kios yang akan dijual bahkan sudah dipasang publikasinya namun tak ada yang berminat. ”Kalau saya baru tiga tahun menempati kios ini. Tapi tetap saja keadaannya sepi. Orang-orang yang mendirikan warung berjualan dawet didepan kios yang belum jadi itupun tutup semuanya,” katanya.
( Yudi Hadiyanto / CN14 )