
Batang, CyberNews. Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Batang dalam sepekan terakhir ini. Mengakibatkan jalan penghubung antara Kabupaten Batang-Banjarnegara longsor, tepatnya di Desa Kambangan, Kecamatan Blado.
Tebing penyangga jalan tersebut ambrol dan longsor dengan lebar sekitar tujuh meter, tinggi sembilan meter. Selain mengancam keselamatan warga, longsor tersebut juga menjadikan saluran pengairan sawah menjadi tersumbat. Karena longsoran, menutup sungai di bawahnya yang semestinya mengaliri 60 hektare sawah di sekitar Desa Kambangan.
Kades Kambangan, Arifin mengatakan warga merasa was-was, setelah terjadinya jalan longsor tersebut. Karena, dikhawatirkan jika tidak segera diantisipasi, longsoran yang terjadi semakin meluas. "Beruntung, bencana tanah longsor yang sampai mengamblaskan badan jalan tidak sampai merenggut nyawa. Pasalnya, di lokasi longsor tidak terdapat pemukiman warga," ujar Arifin, ditemui Suara Merdeka Cybernews sore tadi.
Menurutnya, akibat curah hujan yang masih tinggi, dikhawatirkan akan mengancam longsor yang lebih parah lagi, jika tidak segera di tanggulangi. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun kondisi longsor membahayakan bagi pengguna jalan. Warga berharap agar pemerintah segera memperbaikinya, sebelum terjadi lonsoran yang lebih besar.
( Kuswandi / CN14 )