
Solo, CyberNews. Kendati pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Jurug sudah rampung seratus persen, ternyata hingga saat ini belum dioperasikan. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Surakarta beralasan, pengoperasian baru bisa dilakukan setelah adanya serah terima dari Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera), selaku penanggungjawab proyek pembangunan. "Kami sendiri juga belum tahu kapan penyerahan itu dilakukan. Yang jelas, kami masih menunggu sampai sekarang," kata Kepala DPU Agus Djoko Witiarso.
Sebenarnya, kata Agus, sejauh ini sudah ada warga yang ingin mendaftar untuk menghuni rusun tersebut. Namun, karena pemkot merasa masih menunggu kepastian, maka warga yang berkeinginan harus masuk dalam 'listing' terlebih dulu. "Memang sudah ada yang masuk 'listing'. Tapi tidak perlu disebutkan jumlahnya karena rusun belum beroperasi," ujar mantan Kepala Dinas Tata Ruang Kota tersebut.
Untuk saat ini, lanjut Agus, penanggungjawab rusun masih berada di tangan Kemenpera. Dengan demikian, jika terjadi kerusakan fisik atau ada fasilitas tidak berfungsi maka ditanggung pemerintah. "Kami baru akan mengelola setelah ada serah terima," imbuhnya.
( Arif M Iqbal / CN14 )