
Magelang, CyberNews. Penambangan pasir di lereng Merapi kembali menelan korban jiwa. Seorang penambang, Salim (17), tewas mengenaskan setelah tebing setinggi 20 meter ambrol dan menimpa dirinya. Lokasi longsor ini terjadi di Blok Watu Tretes, perbatasan antara Desa Kemiren dan Desa Kaliurang, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang. Longsor terjadi Sabtu siang.
Sulitnya lokasi membuat evakuasi korban berlangsung lama. Blok ini berjarak sekitar 7 km dari Polsek Srumbung. Lokasi Watu Tretes ini berada di atas Blok Bego Pendem.
Selain korban tewas, longsor ini juga menyebabkan satu korban luka parah yakni Jahro (40). Delapan penambang lainnya yang berada di lokasi berhasil selamat dari longsor. “Kami tengah menambang pasir tiba-tiba tebing longsor dan menimbun kami,” kata Jahro saat ditemui Suara Merdeka CyberNews di RSU Muntilan sore tadi.
Jenazah korban kemudian diotopsi di Puskesmas Srumbung dan langsung dibawa ke rumah duka di Dusun Krandegan, Desa Sukamakmur, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang. Menurut rencana, jenazah akan dimakamkan Minggu (20/6) siang.
( MH Habib Shaleh / CN14 )