
Tegal, CyberNews. Sebanyak 71 tenaga kerja wanita asal Tegal, Kamis (17/6) malam diberangkatkan ke Batam. Penglepasan dilakukan Wali Kota Tegal Ikmal Jaya SE Ak di Kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Tegal.
Tenaga kerja wanita yang berusia 18-23 tahun itu, semuanya akan dipekerjakan sebagai operator/perakit alat-alat di PT Sanyo Precision yang memproduksi onderdil telepon selular (HP). Dari 71 tenaga kerja yang berangkat, 56 berasal dari Kota Tegal dan 15 berasal dari Kebupaten Tegal.
Kepala Dinsosnakertrans, Sumito SIP menyebutkan, mereka yang berangkat ini adalah para pencari kerja yang lolos dari seleksi yang diadakan oleh Dinsosnakertrans bekerja sama dengan PT. Sanyo Precision.
Seleksi itu sendiri dilakukan dalam dua tahap, yaitu tes tertulis, psikotes dan tes kesehatan (medical) yang dilaksanakan di Sanggar Pramuka Jalan Hang Tuah Kota Tegal pada 9-10 Juni lalu. Mereka akan dikontrak selama dua tahun. Apabila dinilai baik dan kerasan bekerja disana kontrak itu bisa diperpanjang tiga sampai empat tahun.
Setelah sampai di Batam, para tenaga kerja wanita itu akan mendapat pelatihan (training) selama 3 hari. Adapun gaji yang akan diperoleh sebesar Rp 1.148.000/bulan atau lebih besar dibanding upah minimum kota (UMK) Batam yang besarnya Rp 1.110.000. "Kalau ditambah lemburan bisa sampai Rp 2-3 juta,"jelasnya.
Selama bekerja di Batam, mereka akan mendapat berbagai fasilitas seperti asrama, tempat olahraga, fasilitas kesehatan, jamsostek dan hak cuti. Selain itu biaya berangkat ke Batam seluruhnya ditanggung PT Sanyo Precision.
Sumito menyebutkan, permintaan tenaga kerja untuk dipekerjakan di Batam cukup tinggi. "PT Sanyo Precision butuh 175 orang. Tapi yang mendaftar kemarin hanya 102 orang. Setelah diseleksi yang lolos hanya 71 orang," ujarnya.
( Cessnasari / CN26 )