panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
02 Juni 2010 | 16:43 wib
Realisasi Penerbitan Obligasi Negara Capai Rp 96 Triliun

Jakarta, CyberNews. Pemerintah menyatakan telah menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 96 triliun sampai Mei 2010. Target penerbitan surat utang untuk membiayai defisit APBN 2010 dipatok sebesar 178 triliun. Dirjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Rahmat Waluyanto optimistis pihaknya akan mencapai realisasi penerbitan surat utang sesuai target hingga akhir tahun.

Rahmat menambahkan, jika penerbitan surat utang pada tahun 2010 berlebih maka sisanya akan dijadikan pembiayaan untuk tahun mendatang. "Pengelolaan utang itu selalu punya target dan target itu harus dipenuhi. Kalau penyerapan belanja di bawah target, sisanya harus dikelola dengan baik sebagai salah satu bentuk refinancing pembiayaan selanjutnya," ujar Rahmat saat ditemui di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu (2/6).

Rahmat menjelaskan, untuk mencapai target tersebut pihaknya tetap akan menerbitkan SBN tiap dua minggu sekali baik dalam bentuk SUN (Surat Utang Negara) maupun Surat Berharga Syariah Negara atau Sukuk. Dia menilai, penerbitan secara reguler tersebut sekaligus dilakukan untuk memberikan acuan dan update kepada pasar obligasi. "Kita terbitkan sedikit-sedikit, secara teratur dan reguler. Itu penting untuk membuat benchmark di pasar yang harus di'update' dalam menerbitkan SBN. Jadi kita bagi kecil-kecil supaya teratur," jelasnya.

Kendati demikian, Rahmat menegaskan Ditjen Pengelolaan Utang belum berencana kembali menerbitkan Sukuk Ritel pada tahun ini dengan alasan untuk menjaga keberlangsungan instrumen utang negara lainnya. "Kita berencana masih menerbitkan global sukuk. Kita juga punya program ORI (Obligasi Ritel Indonesia) pada Agustus. Kita harus pelihara market setiap instrumen," papar Rahmat.

( Kartika Runiasari / CN14 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
26 Mei 2012 | 11:28 wib
Dibaca: 4
image
26 Mei 2012 | 11:03 wib
Dibaca: 81
26 Mei 2012 | 10:50 wib
Dibaca: 129
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER