
Jakarta, CyberNews. Sekjen DPP Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) Idham Cholied merespon baik gagasan muktamar akbar yang melibatkan seluruh komponen partai sayap NU.
Menurutnya, memang pada akhirnya opsi islah seperti itu yang ideal dan realistis. "Masing-masing pihak bertemu dan melakukan permusyawaratan bersama," ujarnya dihubungi di Jakarta Jumat (28/5).
Kendati demikian, dia menilai, muktamar akbar untuk islah seperti ini bukan jalan mudah. Namun jika islah yang mempunyai tujuan perbaikan, masing-masing pihak harus mengubah sikap. "Selama masih dominan mementingkan diri sendiri dan kepentingan kelompok maka akan sulit," ujarnya.
Ditegaskan, PKNU merespon dan tidak bisa mengelak gagasan islah melalui muktamar akbar itu. "Opsi ideal itu perlu kesadaran bersama untuk kepentingan bersama, bukan pribadi dan kelompok," tandas Idham Cholid.
Idham Cholied mengakui, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar masih belum setuju tentang gagasan muktamar akbar sebagai jalan islah. Namun hingga kini masih terus diupayakan dan melalukan lobi ihwal rencana islah secara menyeluruh tersebut.
Dalam rapat dengan komite islah terakhir, menurut Idham, masalah itu sudah diprediksi bakal mentok di pihak Muhaimin Iskandar. Namun saat itu juga sudah ada alternatif, jika gagal melalui jalan ini, PKNU sudah menawarkan pintu masuk islah. "Sekjen PKB sudah setuju jika mentok PKNU bisa jadi alternatif pintu islah."
( A Adib / CN13 )