panel header


RUKUN AGAWE SANTOSA
Bersatu Kita Teguh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
15 Mei 2010 | 14:02 wib
Pentas Kolaborasi Musik Klasik dan Lukisan
image

 
Solo, CyberNews. Biasanya dalam konser musik para penonton akan lebih memfokuskan pada suara yang muncul dari permainan instrumen musik. Namun yang terjadi di ballroom The Sunan Hotel Jumat malam (14/5), berbeda. Penonton tidak hanya memfokuskan pendengaran tetapi juga pada penglihatannya.

Konser musik klasik yang dikolaborasi dengan seni visual dalam bentuk lukisan itu digelar sebagai pre-event oleh panitia Solo International Etnich Music(SIEM) 2010 bekerjasama dengan JakArt dan The Sunan Hotel.

Ari Sutedja dengan lembut memainkan piano. Rekannya perempuan pemusik, Soun-Youn Yoo dari Korea meniup oboe. Sementara di belakang dua perempuan pemusik itu, Mikhail David dengan lincahnya memainkan kuas dan jari-jarinya di kain kanvas yang sekaligus menjadi setting panggung.

Para pandemen musik klasik di Solo dengan gratis bisa menikmati sebuah konser kelas dunia itu sekaligus melihat kolaborasi musik dengan seni lukis. Setiap dentingan nada piano yang dimainkan Ari Sutedja, akan diikuti dengan coretan cat oleh Mikhail David yang tidak lain suami pianis kaliber dunia itu.

Tidak setiap nada yang hadir selalu diikuti coretan cat di kanvas. Sering kali Mikhail menorehkan catnya, selang satu nada terakhir dari piano berakhir. Mikhail memvisualkan nada-nada dalam musik klasik itu lewat ekspresi lukisannya.
 
Pianis mendapat gelar Master of Music di bidang pertunjukkan piano di Universitas Towson, Baltimore, Mariyland itu menyuguhkan enam komposisi. Empat komposisi dimainkan bersama Soon-Youn Yoon dan dua komposisi lewat solo piano.

Dua pemusik itu memainkan komposisi Sonatina for Oboe dan Piano dari Lennox Berkley, Gavotte, Elegiac Dnace, Presto(Michael Head), Oncert Piece Op.33(Yulis Rietz) dan komposisi Domenico cimarosa berjudul Concerto untu Oboe dan Strings.

Tidak hanya memainkan komposisi klasik dari manca negara saja, Ari juga meyuguhkan karya komponis dalam negeri. Tembang Alit, sebuah karya Jaya Suprana, dimainkan lewat solo piano dilanjutkan dengan komposisi karya Dominico Scarllatti. Maka lengkaplah sajian musik klasik itu. Dimensi waktu saat komposisi diciptakan terasa hadir saat komposisi itu dimainkan baik lewat kolaborasi piano-oboe maupun solo piano dari Ari Sutedja.

( sri wahjoedi / CN12 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
26 Mei 2012 | 10:20 wib
Dibaca: 29
26 Mei 2012 | 10:03 wib
Dibaca: 93
image
26 Mei 2012 | 09:50 wib
Borobudur Interhash 2012
Krisis Eropa Pengaruhi Kepesertaan
Dibaca: 74
26 Mei 2012 | 09:35 wib
Dibaca: 156
26 Mei 2012 | 09:22 wib
Dibaca: 210
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER