
Blora, CyberNews. Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) susulan untuk tingkat SD/MI di Kabupaten Blora, hanya diikuti tiga sekolah, masing-masing satu siswa. Itupun, seorang siswa di antaranya, hanya menjalani satu hari, yakni hari pertama.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Blora, Dra Ratnani Widowati melalui Kasi Kurikulum dan Pengendalian Mutu Pendidikan Bidang Pendidikan Dasar Drs Suharto.
"Hari pertama, dua anak. Untuk hari kedua dan ketiga, juga dua anak," ungkapnya.
Di hari pertama, dua siswa yang ikut UN susulan yakni seorang dari SD Tambahrejo 2, Kecamatan Tunjungan dan seorang lagi dari SD Nginggil, Kecamatan Kradenan.
"Tetapi anak dari SD Tambahrejo, hanya mengikuti UASBN susulan satu hari saja di hari pertama," tambah Suharto.
Sedang di hari kedua dan ketiga, UASBN ulangan diikuti SD Nginggil dan SD Katholik St Louis, Cepu.
"Jadi yang ikut UASBN susulan untuk anak SD di Blora cuma dua, dan itu karena sakit" paparnya.