
Kudus, CyberNews. Meski sempat tertunda beberapa waktu, verifikasi kiblat masjid tahap pertama di seluruh wilayah Kabupaten Kudus telah selesai dilakukan dengan memakan wakau hina sebulan lebih.
Kepala Seksi Urusan Agama Islam Kantor Departemen Agama Kudus, sekaligus anggota Badan Hishab Rukyah Daerah (BHRD) Kudus, Drs H Hambali MM kemarin mengatakan, verifikasi kiblat masjid sudah berlangsung sebulan lebih, akhir April lalu sudah masuk tahap akhir, dan kini pada awal pekan Mei semuanya sudah selesai dilakukan.
"Memang kami akui waktunya melebihi jadwal yang dilakukan, sebab kami harus menyesuaikan dengan kegiatan di masing-masing masjid," katanya.
Verifikasi masjid seperti yang sudah dijadwalkan dimulai pada tanggal 3 - 25 Februari berlangsung di sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus.
"Dan masing-masing kecamatan dipilih tiga masjid Jamii yang beraeda di setiap desa," ujarnya.
Mengenai verifikasi kiblat masjid pada terakhir diambil kesimpulan, masing-masing masjid arah kiblatny toleransi pergeserannya kecil.
"Ada sejumlaha masjid yang justru arah kiblatnya sudah pas, dan tidak perlu diperbaiki arah kiblatnya yaitu salah contohnya adalah Masjid Wijilan di Desa Purwosari, Kecamatan Kota, Kudus, sedangkan lainnya rata-rata toleransinya cukup kecil," katanya.
Disinggung soal kendala tidak tepatnya waktu melakukan verifikasi sesuai dengan jadwal, pihaknya menjelaskan, hal itu dikarenakan masing-masing masjid mempunyai kegiatan yang beragam sehingga pihaknya harus menyesuaikan.
( Ruli Aditio / CN16 )