
Bandung, CyberNews. Sembilan orang bobotoh Persib, jatuh dari kereta api. Satu di antaranya, Marta (16) warga Kampung Palasari, Jatisari, Karawang, yang tewas seterika akibat terjatuh dari atap kereta api. Delapan bobotoh lainnya masih menjalani perawatan di RS Santosa Bandung.
Mereka yang menderita luka, Andrian asal Karawang, Komarudin warga Kampung Ciwaru Purwakarta, Egi (18), Rudi (16), Ruka (17), Yanto (15), Dian (17), dan Andri (13)asal Karawang. Kedelapan korban itu menderita luka serius akibat terjatuh dari kereta api, di terowongan Andir Bandung.
Aipda Dudung, anggota Polsekta Andir, menjelaskan peristiwa naas yang menimpa bobotoh Persib (Viking) asal Purwakarta dan Karawang itu berlangsung Minggu sekira pukul 12.30. Mereka berangkat dari Stasiun KA Purwakarta menaiki KA arah ke Bandung dan duduk di atap kereta api. Saat kereta yang melaju kencang hampir memasuki kota Bandung, kepala kesembilan korban yang duduk di atas gerbong tersambar jembatan terowongan
“Mereka langsung terjatuh hingga mengalami luka serius. Sementara Marta, langsung tewas ditempat kejadian karena luka di bagian kepala,” kata polisi tadi. Polisi yang mendapatkan laporan kejadian itu bergegas ke lokasi kejadian. Delapan korban yang luka diangkut ke RS Santosa Bandung, sementara yang tewas seketika di larikan ke RSHS bandung untuk diotopsi.
Pertandingan lanjutan antara Persib melawan Persipura yang dilansungkan di Stadion Siliwangi imbang (0-0).
( PKT / CN12 )