
Rembang, CyberNews. Tingkat partisipasi pemilih Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 26 April lalu, turun 7,65 persen dibandingkan tahun 2005. Tahun ini dari 458.795 pemilih yang masuk daftar pemilih tetap (DPT), hanya 345.602 pemilih atau 75,33 persen yang menyalurkan suaranya di 1.100 tempat pemungutan suara.
Warga yang tidak ikut memilih mencapai 113.193 pemilih atau 24,67 persen. Dari jumlah 345.602, suara yang dinyatakan sah mencapai 334.345 lembar dan suara rusak 11.257 lembar.
Pada Pilkada 2005, dari 425.562 pemilih yang masuk DPT, 350.891 pemilih atau 82,95 persen menyalurkan suara di 1.610 TPS. Sedangkan warga yang tidak menggunakan haknya mencapai 71.671 pemilih atau 17,05 persen.
Sementara, suara sah dalam Pilkada 2005 sebanyak 338.312 lembar. Sedangkan suara rusak berjumlah 12.579 lembar.
Ketua KPU M. Affan menjelaskan sebenarnya jumlah pemilih yang menggunakan haknya di Pilkada 2010 ini hanya selisih sekitar 5.000 orang dibanding tahun Pilkada 2005.
Namun, tambahnya prosentase penurunan partisipasi pemilih menjadi sangat besar karena DPT Pilkada 2010 lebih besar dibandingkan DPT tahun 2005.
"Secara umum, sebenarnya jumlah pemilih yang datang ke TPS di Pilkada 2010 dan 2005 tidak beda terlalu banyak," kata dia.
( Mulyanto Ari Wibowo / CN16 )