panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
29 April 2010 | 12:41 wib
Ratusan Warga Kepung Kantor Bupati Brebes

Brebes, CyberNews. Ratusan warga Desa Parereja, Kecamatan Banjarhajo, Kabupaten Brebes, mengepung Kantor Bupati setempat, di Jalan P Diponegoro, Brebes, sejak Kamis (29/4) pagi. Mereka menuntut proses pemilihan kepala desa (Pilkades) di wilayahnya agar diulang. Panitia Pilkades dinilai tidak adil dan berat sebelah terhadap salah satu calon.

Massa yang berjumlah sekitar 200 orang datang sekitar pukul 10.30, menggunakan tiga truk dan tiga mobil pikup. Massa yang berseragam kaos merah itu mengepung kantor bupati di halaman depan. Begitu tiba, warga langsung menggelar orasi.

Unjuk rasa tak hanya diikuti kaum pria, tetapi juga para ibu rumah tangga dan anak-anak.

"Panitia curang, pilkades harus diulang," teriak massa.

Sementara itu, sebanyak 9 perwakilan pendemo diterima Asisten I Sekda Pemkab Brebes, Drs Supriyono dan Kepala Inspektorat Pemkab Brebes, Sutriyono SH MM untuk berdialog.

Pilkades Desa Parereja dilaksanakan pada 26 April lalu dengan diikuti dua calon, yakni Nanang Heryana dan Wakim. Dari hasil perhitungan suara, pilkades dimenangkan oleh Wakim.

Caswinto (50), perwakilan warga Desa Parereja menuturkan, warga demo di Kantor Bupati karena merasa tidak puas dengan hasil pilkades. Panitia Pilkades dinilai tidak netral. Selain itu, panitia juga diduga melakukan rekayasa. Indikasinya, jumlah surat suara yang rusak sangat banyak. Yakni, mencapai 657 suara dari 3.494 suara.

Padahal, warga dinilai sudah sangat paham dalam proses pemilihan.

Wawan (38), warga lainnya mengatakan, panitia diduga berbuat curang dengan ditemukannya surat suara yang distaples. Akibatnya, surat suara tidak bisa dibuka dan ketika dicoblos tembus, sehingga tidak sah.

Asisten I Sekda Pemkab Brebes Drs Supriyono menjelaskan, Pemkab akan segera mengecek laporan warga itu sesuai aturan yang ada. Pihaknya akan memerintahkan tim klarifikasi pemilihan dan pengangkatan kades untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut.

( Bayu Setiawan / CN16 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
26 Mei 2012 | 10:03 wib
Dibaca: 26
image
26 Mei 2012 | 09:50 wib
Borobudur Interhash 2012
Krisis Eropa Pengaruhi Kepesertaan
Dibaca: 46
26 Mei 2012 | 09:35 wib
Dibaca: 130
26 Mei 2012 | 09:22 wib
Dibaca: 177
26 Mei 2012 | 09:08 wib
Dibaca: 126
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER