
Semarang, CyberNews. Universitas Negeri Semarang mengelar forum diskusi yang menggagas pelaksanaan Ujian Nasional Online, Kamis (15/4). Forum diskusi yang dihadiri kalangan civitas akademika Unnes, perwakilan guru, PT Telkom Divre Jateng-DIY ini membahas tentang penyelenggaraan ujian nasional yang kredibel, efisien dan fleksibel.
Pembantu Rektor Bidang Akademik Unnes, Supriadi Rustad sebagai penggagas UN online mengemukakan, ujian nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan justru menimbulkan histeria di berbagai aspek kehidupan. Ujian Nasional menjelma menjadi lakon tragik-komedi panggung pendidikan nasional yang menyuguhkan kelucuan sekaligus kepiluan.
Supriadi menambahkan, UN Online memiliki kelebihan dalam hal keluwesan peserta didik untuk mengikuti tes, tingkat kredibilitas dan validitas terjamin karena potensi kebocoran soal sangat kecil, selain itu pelaksanaan Ujian Nasional Online akan menghemat biaya keuangan negara, karena pemerintah tidak akan direpotkan dengan biaya pencetakan soal, pendistribusian soal hingga biaya pengamanan.
"Pelaksanaan UN Online akan mengurangi ekses negatif yang selama ini mengikuti pelaksanaan UN," ujarnya.
Enterprise PT Telkom Divre Jateng-DIY, Hari Friman menambahkan gagasan Ujian Nasional Online sangat mungkin dilaksanakan karena infrastruktur pendukung maupun perangkat lunak yang dibutuhkan sudah tersedia. Telkom sebagai kepanjangan tangan pemerintah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) terus berupaya membuka jaringan di daerah yang terpencil.
Pemred Suara Merdeka CyberNews, Zainal Abidin menambahkan media online tidak mengenal batas dan waktu. Sifat online yang paperless jelas akan menghemat pembiayaan. Zainal memandang gagasan UN Online sebagai terobosan yang patut direalisasikan.
( Ferry JK / CN20 )