
Foto: AP/Czarek Sokolowski
Warsawa, CyberNews. Ribuan rakyat Polandia telah berkumpul di istana kepresidenan di kota Warsawa untuk berkabung atas meninggalnya presiden Lech Kaczynski dan 96 orang lainya dalam kecelakaan pesawat yang terjadi hari Sabtu kemarin di Rusia barat. Mereka berbondong-bondong ke gereja-gereja di seluruh negeri untuk meletakan karangan bunga, menyalakan lilin serta menyanyikan pujuan dan berdoa.
Donald Tusk, perdana menteri Polandia, menggambarkan kecelakaan itu sebagai "peristiwa paling tragis sejarah pasca perang negara itu", sebelum terbang ke lokasi kecelakaan di mana ia dan Vladimir Putin, rekan Rusia-nya, bertemu dan meletakkan karangan bunga.
Mereka yang menjadi korban diantaranya kepala angkatan bersenjata Polandia, gubernur bank sentral, deputi menteri dan 15 anggota parlemen tewas ketika jet mencoba mendarat saat kabut tebal dan kemudian jatuh di hutan.
Para pejabat itu sedang dalam perjalanan ke kota Smolensk untuk mengikuti upacara rekonsiliasi memperingati 70 tahun pembantaian Katyn dimana pasukan Rusia menewaskan lebih dari 20.000 tawanan perang Polandia.
Alexander Alyoshin, deputi kepala staf umum pertama angkatan udara Rusia mengatakan, pilot pesawat berulang kali mengabaikan instruksi dari pengendali lalu lintas udara. Pihak berwenang telah menemukan perekam penerbangan, yang umum dikenal sebagai "kotak hitam", dari jet.
Setelah konstitusi, Bronislaw Komorowski, ketua majelis rendah parlemen, mengambil alih sebagai kepala negara interim dan pemilihan presiden harus dilakukan sebelum akhir Juni. Komorowski mengatakan dia akan mengumumkan tanggal jajak pendapat setelah pembicaraan dengan semua partai politik.
( Imron Rosadi , Al Jazeera / CN17 )