panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
21 Maret 2010 | 11:10 wib
Ancaman Copot Jabatan
Mulai Senin 8.344 Siswa Mengikuti UN

Wonogiri, CyberNews. Terhitung mulai Senin (22/3) besok sampai dengan Jumat (26/3) mendatang, sebanyak 8.349 murid kelas XII SMA/MA/SMK se Kabupaten Wonogiri, secara serentak akan mengikuti ujian nasional (UN) tahun pelajaran 2009/2010.

Rinciannya, untuk pelajar SMA yang UN sebanyak 3.164 siswa, murid Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 199 siswa, dan peserta UN SMK diikuti sebanyak 4.986 murid.

Terkait dengan persiapan pelaksanaan UN SMA/MA/SMK ini, beberapa saat lalu, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jateng telah melakukan pengedropan soal UN dan kelengkapan lembar jawab komputer (LJK)-nya, ke Disdik Kabupaten Wonogiri.

Pengiriman soal UN dan kelengkapannya, dilakukan memakai truk kontainer yang digembok kunci, disegel dan dikawal polisi. Upacara pembukaan segel dan kunci gembok, dilakukan Kepala Disdik Wonogiri Drs H Suparno MPd, didampingi Bupati Wonogiri yang diwakili Asisten Sekda Ir Gembong Muriahadi MSi, serta Ipda Margo mewakili Kapolres Wonogiri.

Kabid SMP/SMA Disdik Kabupaten Wonogiri, Drs Suwartono MPd, mengatakan, semalam soal UN dan kelengkapan LJK-nya diinapkan di aula Disdik Kabupaten Wonogiri, sekaligus dilakukan pengelompokan berdasarkan pemetaan keberadaan sekolah.

Kemudian mulai hari ini (21/3), didistribusikan untuk dititipkan sementara di lima Mapolsek distrik se Kabupaten Wonogiri. Yakni meliputi Mapolsek Wonogiri Kota, Jatisrono, Purwantoro, Wuryantoro, dan Baturetno.

Menurut Kepala Disdik Wonogiri, Suparno, penitipan soal di Mapolsek ini merupakan wujud kerjasama dengan Polres Wonogiri, dalam memberikan pengamanan secara maksimal. "Tidak semua kabupaten/kota melakukan penitipan soal UN di Mapolsek, sebagaimana yang dilakukan oleh Kabupaten Wonogiri," tegas Suparno.

Mulai Senin (22/3) pagi, panitia UN di daerah mulai melakukan pengambilan soal ke Mapolsek terdekat, sebelum kemudian dibagikan ke sekolah penyelenggara UN.

Pengambilan soal UN dilakukan setiap hari ke Mapolsek, disesusaikan dengan agenda penjadwalan mata pelajaran (mapel) yang diujikan.

Kepada jajaran Disdik dan pihak-pihak terkait, diserukan mampu memberikan peran serta secara positif dalam mensukseskan UN, untuk digelar secara obyektif, berkeadilan, jujur, dan akuntabel, serta tetap mengacu pada peraturan hukum yang menjadi dasar pelaksanaannya.

Bila sampai terjadi ada pihak yang curang, akan dikenai sanksi setimpal, dan diancam pencopotan jabatan. Kepada para kepala sekolah (Kasek), guru, dan wali kelas, juga diserukan untuk mampu memahamkan kepada peserta UN, bahwa tidak ada bocoran dan tidak perlu terpancing isu untuk mencari bocoran yang sering ditawarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. "Dijamin tidak ada kebocoran," tandas Suparno.

( Bambang Purnomo / CN13 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
26 Mei 2012 | 07:51 wib
Borobudur Interhash 2012
Interhash Kenalkan Keunikan Desa
Dibaca: 8
26 Mei 2012 | 07:29 wib
Dibaca: 21
26 Mei 2012 | 07:02 wib
Dibaca: 65
26 Mei 2012 | 05:30 wib
Dibaca: 74
25 Mei 2012 | 23:58 wib
Dibaca: 208
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER