
Tegal, Cybernews. Ketua Badan Narkotika Kota Tegal Habib Ali bersama dinas terkait dan kasat narkoba bekerja sama dengan Badan Narkotika Provinsi (BNP) mengadakan tes urine terhadap 200 pelajar SMA/SMK se Kota Tegal.
Hal itu dilakukan untuk mengetahui apakah ada pelajar tingkat SMA ataupun SMK yang menggunakan obat terlarang dan zat berbahaya lainnya. Selain itu, setiap tahun kasus narkoba disini selalu menunjukkan peningkatan yang cukup pesat.
Ketua BNK Kota Tegal sekaligus Wakil Walikota Tegal Habib Ali mengatakan, kasus penyalahgunaan obat terlarang dan zat bahaya akhir-akhir ini menunjukkan peningkatan yang cukup pesat. Apalagi masalah ini telah meluas di kalangan pelajar, baik tingkat SD hingga SMA sederajat.
Berdasarkan data yang diperoleh, kasus narkoba ini dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan terus menerus. Rinciannya antara lain, tahun 2007 terdapat 17 kasus sebanyak 21 tersangka pengguna maupun pengedar, tahun 2008 terdiri atas 11 kasus dengan 18 tersangka, tahun 2009 ada 22 kasus dengan 46 tersangka dan pertengahan Maret 2010 sudah terdapat 6 kasus dengan 10 tersangka obat terlarang.
"Jika para pelajar yang mengikuti tes urine, terbukti positif mengkonsumsi Narkoba maka akan diberikan pendampingan dengan dibawa ke pusat rehabilitasi Semarang dan Solo,"terangnya.
Ia menambahkan, kota Tegal bisa mendirikan pusat rehabilitasi narkoba, tapi harus melalui persetujuan dari Pusat. "Sebab, dengan diberikannya itu, para pengguna narkoba tidak usah jauh-jauh untuk dibawa ke tempat lainnya. Selain itu, peran orang tua dapat membantu dalam mengatasi masalah yang dialami anak-anaknya agar tidak masuk ke lubang bahaya seperti narkoba," pungkasnya.
( Susanti Retno / CN12 )