
Bogor, Cybernews. Polres Bogor menutup sementara TPA Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, menyusul lonsornya timbunan sampah dan konstruksi TPA yang menewaskan empat orang dan tujuh luka-luka. Namun, tindakan Polres Bogor itu menuai berbagai reaksi dari warga sekitar TPA. Ada yang setuju namun ada juga yang tidak setuju dengan keputusan tersebut.
Sejumlah pemulung yang berada di lokasi TPA berharap kepolisian tidak menutup lokasi pembuangan sampah yang menjadi “ladang” bagi mereka untuk mencari nafkah.
“TPA Galuga itu sumber untuk mencari kebutuhan hidup sehari-hari,” kata Saprudin, warga yang menolak TPA ditutup, kepada wartawan, Rabu (17/3).
Sementara menurut Sukriyat, warga setempat, meminta pemerintah dan polisi segera menutup TPA Galuga. “Kami takut ada korban jiwa lagi,” tandasnya.
Kapolres Bogor AKBP Tomex Kurniawan mengatakan, lokasi TPA Galuga untuk sementara ditutup. Hal ini untuk proses penyelidikan terkait peristiwa longsor yang terjadi Selasa 16 Maret, kemarin sore. Hingga pagi tadi petugas Polres Bogor masih melakukan penjagaan terhadap TPA Galuga.
( OKZ / CN12 )