
Jepara, CyberNews. Ratusan mahasiswa yang tergabung Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Jepara menggelar demonstrasi di Gedung DPRD Jepara, Rabu (17/3). Mereka menuntut agar Bupati dan DPRD membatalkan kenaikan tarif RSUD Kartini yang mencapai 300 persen.
Ketua Umum PMII Jepara Suheri mengatakan kenaikan tarif itu menandakan kebijakan pemerintah Jepara yang tidak populis dan merakyat.
"Sangat tidak masuk akal kenaikan tarif itu dengan dalih naiknya tagihan listrik. Kami inginkan segera batalkan kenaikan tersebut," ujarnya.
Demo sempat diwarnai kericuhan antara mahasiswa dengan polisi yang berjaga di lokasi. Ricuh dipicu oleh aksi blokir pintu masuk Gedung DPRD oleh mahasiswa.
( Budi Cahyono / CN16 )