panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
16 Maret 2010 | 20:13 wib
Obama Diharap Jembatani Islam-Barat
image

Jakarta, CyberNews. Kehadiran Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama diharapkan bisa menjadi jembatan antara dunia Barat dengan Islam atau Nasrani dengan Islam. Oleh karena itu, sudah seharusnya bila tokoh-tokoh Islam dan umatnya terbuka menerima kehadiran Obama.

"Sebab, dialog dan tukar menukar pengetahun, pengalaman, tradisi, pendidikan dan berbagai aspek kehidupan yang saling menguntungkan, harus terus menerus dilakukan oleh dua belah pihak," kata politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa Effendy Choirie kepada Suara Merdeka, Selasa (16/3).

Dia menambahkan, Nabi muhammad SAW tidak pernah menolak tamu. Bahkan, Nabi memuliakan setiap tamu yang datang-Nasrani maupun Yahudi-baik yang bermaksud baik maupun jahat sekalipun. "Karena itu, menerima dan memuliakan kehadiran tamu menjadi bagian dari ajaran dan tradisi Islam itu sendiri. Apalagi, Obama adalah salah satu presiden di dunia ini yang menginginkan adanya dialog dan membangun saling pengertian antara peradaban Barat dengan Islam," ujarnya.

Dikatakan, sebagai negara yang berpenduduk muslim terbesar di dunia dan memiliki tokoh agama yang benar dan bervisi, sudah seharusnya bisa mengambil momentum kehadiran Obama. Para tokoh juga sudah seharusnya menjelaskan kepada Obama mengenai substansi Islam yang benar.

"Sebab, Islam kompatible dengan demokrasi, hak azasi manusia, lingkungan hidup dan perdamaian dunia yang abadi. Islam juga menghormati pluralisme, anti dan menolak terorisme serta cara-cara radikalisme dan anarkhisme," tandasnya.

Atas dasar itulah, kata dia, Islam dan pemeluknya siap bekerjasama, bersahabat dan menghormati siapapun. Terpisah, Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Pembangunan M Romahurmuzy mengatakan, Obama sudah menunjukkan good will-nya menghapus masa lalu doktrin unilateralisme AS dengan menutup penjara Guantanamo.

"Obama juga menetapkan penarikan pasukan dari Irak serta mengunjungi beberapa negara di Timur Tengah dan kali ini ke Indonesia," tukasnya.

Terkait dengan penundaan kehadirannya di Indonesia, Romahurmuzy mengatakan hal itu bukan bentuk ketidakseriusan Obama. Sebab menurutnya, persoalan dalam negeri AS mungkin membutuhkan perhatian khusus. "Apalagi hal itu menyangkut janji kampanye Obama," imbuhnya.

( Saktia Andri Susilo / CN13 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
25 Mei 2012 | 23:58 wib
Dibaca: 176
25 Mei 2012 | 23:46 wib
Dibaca: 126
25 Mei 2012 | 23:34 wib
Dibaca: 165
25 Mei 2012 | 23:23 wib
Dibaca: 143
25 Mei 2012 | 23:11 wib
Dibaca: 310
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER