
Batang, CyberNews. Akibat diguyur hujan beberapa pekan terakhir ini. Tebing akses jalan raya Bawang-Pranteng, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang longsor setinggi 60 meter. Akibat bencana tersebut, otomatis mengganggu arus lalu lintas di jalur tersebut.
Ketua Komisi D DPRD Batang, Zaenudin SH mengatakan akibat bencana yang melanda wilayah Kabupaten Batang akhir-akhir ini. Sedikitnya ada dua puluh satu desa yang perlu perhatian karena infrastrukturnya mengalami kerusakan. Salah satu diantaranya yakni longsornya tebing akses jalan raya Bawang - Pranten, Kecamatan Bawang.
"Berdasarkan hasil inventarisasi Komisi D tersebut, telah dikoordinasikan dengan Bappeda dan Kesbanglinmaspol Batang. Selanjutnya, atas nama pemkab agar dapat diajukan permohonan bantuan kepada gubernur Cq badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) provinsi," ujar Zaenudin, kepada Suara Merdeka Cybernews, Selasa (16/3) tadi siang.
Menurut Zaenudin, berdasarkan hasil inventarisasi Komisi D, dari jumlah desa yang terkena bencana alam. Ada tujuh desa di tiga kecamatan yang sangat perlu mendapatkan penanganan prioritas. Daerah itu berada di Kecamatan Bawang, Tersono dan Blado.
( Kuswandi / CN14 )