
Bandung, CyberNews. Tujuh orang ditemukan meninggal dunia sementara tiga orang lainnya yang diduga tertimbun masih dilakukan pencarian dalam peristiwa longsor yang menimpa empat unit rumah di Kampung Ciawitali, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur.
Peristiwa longsor itu terjadi pada Kamis (11/3) malam. Hingga Jumat sore, tim evakuasi gabungan terus berupaya mencari keberadaan tiga warga. Kondisi medan cukup menyulitkan karena tanah yang ambrol bercampur dengan batuan. Untuk itu, petugas mengerahkan pula tiga alat berat untuk menyisir lokasi.
"Jumlah warga yang tertimbun mencapai 10 orang. Tujuh ditemukan meninggal dunia, sementara tiga lainnya sekarang masih dalam pencarian. Sementara yang mengalami luka mencapai empat orang," jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, M Darojat Ali saat dihubungi kemarin.
Dalam pencarian Jumat (12/3), tim berhasil mengangkat jasad Fadli (60) dari gundukan material tanah yang ambrol dari bukit di sekitar permukiman. Sehari sebelumnya, enam jasad warga lainnya sudah ditemukan tak lama setelah peristiwa maut itu terjadi.
Keenam korban tersebut yakni Acih (45), Adnan (7), Jujun (55), Pipit (25), Yanti (12), dan Listi (10). Tiga orang lainnya yang belum diketemukan yakni Nuraeni (3), Wawan (45), dan Ellah (35). Tim evakuasi gabungan telah menetapkan waktu pencarian terhadap para korban dilakukan selama sepekan. Tapi mereka berharap ketiganya dapat segera ditemukan.