panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
12 Maret 2010 | 18:31 wib
Sekilas Pandang Tentang Dulmatin
Cerdas dan Keras dari Kecil
image


Pemalang, CyberNews. Selagi melakukan perjalanan ke Petarukan, Kabupaten Pemalang coba anda bertanya dimana rumah orang tua Dulmatin. Dijamin tidak berpikir lama orang yang anda tanyai akan menunjukkan arah menuju rumah di belakang Pasar Petarukan itu secara syahih dan tidak meleset.

Nama serta foto wajahnya baik ketika masih hidup ataupun saat ajal tiba beberapa hari ini riwa-riwi di stasiun televisi, Dulmatin bukanlah orang biasa yang secara tiba-tiba menjadi terkenal seantero Asia Tenggara bahkan dunia.

Dulmatin alias Joko Pitono alias Ammar alias Noval alias Yahya Ibrahim (40) menghabiskan masa kecilnya di Kabupaten Pemalang, sejak kecil Dulmatin sudah terkenal dikalangan teman-teman sekolah sebagai anak yang tidak mau mengikuti upacara. Meski berulang kali diingatkan oleh guru, tetap saja Dulmatin kecil tetap ogah mengikuti upacara. Menurut teman seangkatan Dulmatin saat sekolah dulu, nilai Dulmatin sangat bagus untuk mata pelajaran Fisika, Kimia, Matematika dengan nilai sembilan, sedangkan untuk Biologi Dulmatin hanya mendapatkan angka 8.

Seorang anggota intel Polres Pemalang yang tidak mau disebutkan namanya, bercerita dulu kira-kira 6 bulan sebelum tragedi Bom Bali I. Dulmatin merupakan tetangganya Kecamatan Pemalang, Dulmatin waktu itu dikenal sebagai makelar mobil. Tapi setelah peristiwa pengeboman itu tiba-tiba Dulmatin seakan-akan menghilang ditelan bumi dan tiba-tiba nama Dulmatin disebut-sebut terkait aksi pengeboman itu. Selain sebagai makelar jual beli mobil, Dulmatin juga pernah jadi pengusaha pembuatan meubel.

Dulmatin sendiri merupakan cucu dari Mbah Sofi seorang pengusaha sukses saat itu, bahkan beberapa warga bilang Mbah Sofie termasuk orang terkaya di Kabupaten Pemalang. Salah satu contohnya peninggalan tanah di Desa Loning yang saat ini diwakafkan untuk area pemakaman dan salah satu cucunya sekarang juga dimakamkan disana, yakni Dulmatin.

( Wisanggeni / CN14 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
25 Mei 2012 | 23:58 wib
Dibaca: 142
25 Mei 2012 | 23:46 wib
Dibaca: 99
25 Mei 2012 | 23:34 wib
Dibaca: 144
25 Mei 2012 | 23:23 wib
Dibaca: 120
25 Mei 2012 | 23:11 wib
Dibaca: 276
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER