
Pemalang, Cybernews. Jenazah gembong teroris paling dicari pihak kepolisian Amerika Serikat, Filipina dan Indonesia, kini telah masuk liang lahat. Ribuan pentakziah yang mengiringi pun berangsur pulang ke rumah masing-masing. Kediaman keluarga Dulmatin di desa Petarukan, kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang yang sejak semalam dipadati palayat mulai terlihat lengang.
Usai pemakaman, sejumlah wartawan yang sejak kemarin meliput pemulangan jenazah hingga pemakaman, dikumpulkan di depan rumah keluarga Dulmatin. Ketua Dewan Syuro FPI Pekalongan, Zaid Ahmad Sungkar yang mengaku sebagai juru bicara keluarga Dulmatin menyampaikan terima kasih atas bantuan semua pihak yang membantu kelancaran seluruh proses yang cukup menguras tenaga itu.
Zaid menjelaskan, saat ini pihak keluarga sudah mulai tenang dan ingin kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal. Segala urusan mengenai Dulmatin dinyatakan sudah selesai.
Usai jenazah dimakamkan, keluarga tidak akan melakukan prosesi lanjutan, semacam tahlilan, yang kerap dilakukan warga setempat pasca meninggalnya seseorang. "Keluarga tidak terbiasa dengan tahlilan," kata Zaid.
Jenazah Dulmatin pagi tadi sekitar pukul 08.30 WIB telah dimakamkan di makam Dowo, desa Loning, kecamatan petarukan, Kabupaten Pemalang. Upacara pemakaman berlangsung lancar, diiringi ribuan pelayat maupun warga yang hanya sekadar penasaran ingin melihat keranda Dulmatin yang belakangan sangat populer di media massa itu.
( Dwi Putra GD / CN12 )