
Jakarta, Cybernews. Jenazah Ridwan dan Hasan Noor, dua pengawal Dulmatin yang tewas dalam penggerebekan teroris di Gang Asem, Jalan Setiabudi, Pamulang, Tangerang, hingga saat ini masih berada di RS POlri Kramat Jati, Jakarta Timur. Belum ada pihak keluarga yang mengkonfirmasi hendak membawa kedua jenazah tersebut.
Kedua jenazah saat sejak Selasa (9/3) lalu berada di ruang jenazah rumah sakit, dengan penjagaan ketat dari sejumlah aparat kepolisian. Hari ini, sebanyak 15 anggota kepolisian berjaga di depan pintu ruang jenazah.
Saat ini tim forensik dari Mabes Polri tengah melakukan identifikasi lanjutan kedua jenazah untuk melengkapi administrasi. Sejak pukul 09.17 pagi tadi, tim forensik datang dengan mengendarai mobil ambulans milik Mabes Polri, yang hingga berita ini diturunkan, ambulans tersebut masih terparkir di depan ruang jenazah.
Kepala Rumah Sakit Polri Brigjen Polisi Budi Siswanto kepada wartawan menyatakan, pihaknya akan segera menyiapkan segala keperluan administrasi bila keluarga kedua teroris hendak menjemput jenazah. "Jika penyidik sudah menyerahkan laporan, kami akan segera siapkan," ujarnya, Jumat (12/3).
Ridwan dan Hasan Noor merupakan pengawal gembong teroris Dulmatin yang paling dicari aparat kepolisian Amerika Serikat dan Filipina. Keduanya tertembak saat mengendarai sepeda motor, mencoba menghindari kejaran petugas Densus 88 yang tengah melakukan penyergapan di kawasan Pamulang, Tangerang, pada Selasa, 9 Maret 2010.
( Farodlilah , Elshinta / CN12 )