
Jakarta, CyberNews. Pengamat politik Lembaga Survei (LSI) Burhanudin Muhtadi menilai aksi boikot PDI Perjuangan terhadap Menkeu Sri Mulyani bisa menjadi bumerang.
"Publik malah bisa bersimpati ke Sri Mulyani yang terkesan dikuya-kuya anggota DPR," ujar Burhan, panggilan akrab Direktur LSI itu kepada Suara Merdeka CyberNews di Jakarta, Jumat (12/3).
Apalagi, menurut Burhan, Menkeu akan datang ke DPR untuk menyampaikan agenda yang sangat penting bagi rakyat, yakni APBN P.
"Jika DPR boikot, maka dana terancam tidak bisa dikucurkan untuk kepentingan pembangunan. Rencana boikot itu kekanak-kanakan. Masyarakat akan semakin sinis pada DPR yang dianggap lebih mementingkan urusan politik ketimbang rakyat. Apalagi belum ada keputusan hukum yang menunjukan Menkeu bersalah," jelasnya.
( A Adib / CN16 )