
Karanganyar, CyberNews. Perbaikan jembatan Njikut Desa Gondangmanis Kecamatan Karangpandan, yang menghubungkan Kecamatan Karangpandan, Kerjo, dan Mojogedang dijanjikan akan dibiayai melalui APBD Perubahan 2010. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Karanganyar Didik Joko Bakdono mengatakan, putusnya jembatan sedang diinventarisir dan akan segera dilaporkan ke Bupati Rina Iriani. "Untuk perbaikananggaran sedang dihitung. Selanjutnya akan segera dilaporkan ke Bupati. Mudah-mudahan perbaikannya bisa dianggarkan melalui APBD Perubahan 2010," Kata Didik di Kantornya, Kamis (11/3).
Pasca putusnya jembatan Njikut, praktis hubungan ketiga kecamatan itu relatif lebih sulit. Jika warga Karapandan yang sebelumnya cukup beberapa menit bisa sampai wilayah Kerjo atau Mojogedang, maka sekarang ini harus memutar hingga kurang lebih 20 Km. Begitu pun jika warga Ngaliyan, Mojogedang yang hendak ke Karangpandan, maka sekarang lebih sulit.
"Warga sebenarnya lebih sering ke Pasar Karangpandan untuk menjual hasil pertanian, putusnya jembatan membuat kami harus memutar. Hal ini akan berimbas pada biaya yang mesti dikeluarkan," tutur Supiyati, warga Mojogedang.
Menanggapi hal itu, Didik mengatakan, jika situasi mendesak bisa saja dana perbaikan menggunakan pos tanggap darurat bencana alam. Tapi untuk melangkah semacam itu mesti melaporkan dahulu ke Bupati Karanganyar. Dia juga menyampaikan arus lalu lintas dialihkan melalui jalur lain, sementara jalan itu dipasang rambu darurat sebagai tanda tertutup untuk dilalui.
Jembatan Njikut memiliki panjang 20 meter, dengan lebar sekitar 5 meter tersebut, menurut warga setempat, Jumadi, dibuat sekitar tahun 1978. Kontruksi yang sudah tua ditambah situasi alam, dengan tingginya curah hujan membuat jembatan itu tak kuat menahan beban dan gerusan air.
Akibatnya, Selasa (9/3) petang, jembatan itu putus. Putusnya jembatan yang tak diketahui pengendara sepeda motor menyebabkan Bayu Tri Setianto (16) dan Eko Yulianto (14), warga Kebonromo RT 1/12 Desa Gondangmanis, Karangpandan hanyut bersama motornya saat melintas malam itu.
( Widodo Prasetyo / CN14 )