
Jakarta, CyberNews. Meski ada kerawanan keamanan menjelang kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama, namun TNI terus melakukan antisipasi. Hal itu ditegaskan oleh Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso usai pembukaan latihan bersama TNI Polri antisipasi terorisme di Monumen Nasional Jakarta, Kamis (11/3).
"Intelijen TNI menemukan adanya kerawan keamanan jelang kehadiran Presiden Barack Obama ke Indonesia pada 20-22 Maret 2010. Namun kami terus melakukan antisipasi," katanya.
Dia menjelaskan, kendali pengamanan kedatangan Obama berada di tangan TNI dalam hal ini Kodam Jaya. Sementara, Polri hanya membantu pada ring dua dan tiga dan bertugas pada rute perjalanan.
Di tempat yang sama, Kapolri Jenderal Bambang Hendraso Danuri menegaskan, latihan bersama TNI-Polri merupakan latihan rutin. Menurutnya, upaya pemberantasan teroris perlu dilakukan dari waktu ke waktu dan berkelanjutan.
"Tentunya, latihan tersebut harus dapat menghasilkan sesuatu yang signifikan. Misalnya, latihan pemberantasan teroris yang dilakukan tahun 2008, berhasil mengungkap pelaku pemboman di Mega Kuningan. Termasuk menangkap teroris Noordin M Top yang buron selama sembilan tahun," jelasnya.
( Saktia Andri Susilo / CN14 )