panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
10 Maret 2010 | 23:17 wib
Pelayanan Akan Lebih Ditingkatkan
Tarif RSUD Kartini Naik 150% Lebih
image

Jepara, CyberNews. Setelah menjadi sorotan terkait dengan pelayanannya, RSUD Kartini menaikkan tarif untuk kamar perawatan bagi pasien rawat inap. Kenaikan tarif tersebut cukup ekstrim dengan persentase kenaikan lebih dari 150 %.

Direktur RSUD Kartini drg Kusnarto yang didampingi Wadir Pelayanan dr Dwi Susilowati mengemukakan, kenaikan tersebut dinilainya wajar mengingat peningkatan pelayanan juga diimbangi dengan peralatan kesehatan yang termasuk fasilitas rumah sakit. Tarif baru ini akan diberlakukan mulai 11 Maret mulai pukul 00.00 WIB, sedangkan untuk rawat jalan akan diberlakukan per 1 April mendatang.

Peraturan perundangan baru (UU nomor 36/2009 tentang kesehatan, UU nomor 44/2009 tentang Rumah Sakit) memberikan peluang untuk menyesuaikan dengan pola tarif bersadarkan pada perhitungan unit cost. "Kenaikan ini kami berlakukan mengingat sejak delapan tahun, rumah sakit ini tidak pernah menaikkan tarif. Padahal kurs rupiah dan nilai fluktuasi selalu naik. Kami juga harus menyesuaikan kurs mata uang tersebut dengan kurs tahun ini," jelas Direktur RSUD RA Kartini, Kusnarto, saat melakukan jumpa pers di kantornya, Rabu (10/3).

Tiap tahunnya untuk pengeluaran pembiayaan air, listrik, telepon tiap tahun mengalami kenaikan.Dia mengambil contoh untuk pembianaan serta pelatihan kepada pegwai rumah sakit, dengan mengadakan diklat dengan dana tidak mencukupi, sebagian untuk pembiayaan diklat tersebut membayar secara mandiri.

Kenaikan yang diberlakukan pihak rumah sakit tidak tanggung-tanggung yaitu mulai sekitar 100-150 persen. Kenaikan itu diberlakukan pada kelas satu, kedua, dan VIP. Sedangkan untuk kelas tiga, menurut Kusnarto pihaknya menunggu perda.

Untuk kelas satu, tarif semula dari Rp 30.000 menjadi Rp 120.000, kelas dua, tarifnya dari Rp 20.000 menjadi Rp 90.000.Untuk VIP mengalami kenaikan bervariasi, di Flamboyan dari Rp 125.000 menjadi Rp 280.000, Ruang Bougenvil dari Rp 75.000 menjadi Rp 200.000, Pavilium Ruang Wijaya Kusuma dari Rp 150.000 menjadi Rp 350.000.

Dwi Susilowati menambahkan, kenaikan ini disesuaikan dengan unit costnya dalam artian pasien mendapatkan gizi tiga kali, asupan keperawatan, pemeriksaan dari dokter dan beberapa fasilitas pelayanan lainnya. Akan tetapi tarif yang telah dinaikkan belum termasuk beberapa alat yang diperlukan pasien. Semisal alat pembantu kecing atau pembantu buang gas. Jika dalam amsa perawatan pasien masih memerlukan peralatan tersebut, pasien harus membelinya.

"Dengan kenaikan tarif ini, kami berjanji akan meningkatkan pelayanan sebaik mungkin. Beberapa waktu lalu di mesia menyoroti pelayanan RSUD, itu sebagai masukan dan kritikan yang membangun bagi kami. Peningkatan pelayanan ini kami tunjukkan dengan meningkatkan pelayanan dari 12 pelayanan menjadi 16, masing-masing rehab medik, bank darah, ICU dan sarana serta prasarana lainnya," jelasnya.

( Budi Cahyono / CN13 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
25 Mei 2012 | 23:58 wib
Dibaca: 19
25 Mei 2012 | 23:46 wib
Dibaca: 41
25 Mei 2012 | 23:34 wib
Dibaca: 81
25 Mei 2012 | 23:23 wib
Dibaca: 82
25 Mei 2012 | 23:11 wib
Dibaca: 147
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER